PWI dan Diskominfo Majalengka Gelar Seminar Jurnalistik

- 3 Desember 2019, 10:11 WIB
/ist

JELANG pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Dinas Kominfo dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Majalengka menggelar seminar jurnalistik Pra-UKW, di Gedung KNPI Kabupaten Majalengka, Senin, (2/12/2019). Kegiatan ini mendapatkan sambutan antusias dari insan pers yang akan mengikuti UKW 13-14 Desember mendatang di Sangkan Hurip Kabupaten Kuningan.

Selain diikuti para jurnalis media cetak, televisi, media online dan radio, seminar juga melibatkan para aktivis mahasiswa dengan melibatkan jajaran pengurusnya di Kabupaten Majalengka seperti BEM Universitas Majalengka, BEM STAI PUI, BEM STKIP Yasika.Kemudian Ketua HMI Majalengka, Ketua PMII Majalengka, Ketua GMNI Majalengka, Ketua Himmaka Indonesia, Ketua Himaka Cirebon dan lain sebagainya.   

Kepala Diskominfo Kabupaten Majalengka, Maman Sutiman melalui Kepala Bidang Pengembangan Pengendalian Komunikasi, Ria Restiana menjelaskan, pelaksanaa kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan jurnalis terutama jelang pelaksanaan UKW. Sedangkan bagi para mahasiswa untuk memberikan kiat bagaimana menulis siaran pers yang baik agar bisa dipublikasin di media.

"Dua materi ini penting untuk diketahui mahasiswa maupun para wartawan.Terlebih bagi organisasi kemahasiswaan siaran pers menjadi salah satu unsur yang tidak dipisahkan dalam aktivitasnya,"ujarnya dalam rilis yang diterima galamedianews, Selasa (3/12/2019).

Sedangkan bagi wartawan, lanjutnya, ,beberapa pekan ini akan melaksanakan UKW yang digelar Pemkab Majalengka bekerjasama dengan PWI.

“Harapanya, mereka yang mengikuti UKW dapat lulus semua dan mendapatkan predikat sebagai wartawan yang profesional dan kompeten."

Sementara itu, Ketua PWI Majalengka, Jejep Falahul Alam mengatakan profesi wartawan masih sangat strategis pada saat ini maupun masa depan.Sehingga, mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi salah satu saran agar profesi wartawan harus ditingkatkan.Mengenai tujuan UKW yaitu upaya meningkatkan kualitas dan profesionalitas wartawan,menjaga harkat dan martabat kewartawanan sebagai profesi khusus penghasil karya intelektual.

"UKW juga menjadi sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan pers dan ini menempatkan wartawan pada kedudukan strategis dalam industri pers, sekaligus menghindari penyalahgunaan profesi wartawan," ujarnya.

Dia menambahkan, setiap wartawan wajib memiliki sertifikat wartawan guna menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap kualitasjurnalistik dan industri media massa.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X