Mia Mawarti Rindu Tampil Membela Kampung Halaman

- 3 Desember 2019, 17:20 WIB

SETELAH berhasil meraih gelar di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI tahun 2019 beberapa waktu lalu, pebulu tangkis tunggal dewasa putri, Mia Mawarti, mengaku sangat rindu tampil bersama Jawa Barat.

Pada Kejurnas PBSI 2019 di Palembang, Mia diketahui tidak bertanding untuk Jawa Barat, mengingat, sejak tahun 2016, ia telah diminta untuk membela Sumatera Selatan (Sumsel). Dan saat ini ia diketahui tergabung di dalam klub Semen Baturaja Palembang.

Perpindahan Mia ke Sumsel pun bukan tanpa alasan, selain tidak terpilih untuk membela Jabar di PON XIX/2016, motivasi untuk berprestasi Mia di cabang olahraga (cabor) bulu tangkis pun masih sangat tinggi. Sehingga ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk terus mengukir prestasi.

Terbukti, baru-baru ini, ia telah berhasil menunjukkan kemampuannya di Kejurnas PBSI 2019 di Palembang. Termasuk di setiap gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Mia diketahui telah banyak meraih prestasi bagi klub dan daerahnya yang kini ia bela.

Pada partai final Divisi II Kejuaraan Nasional PBSI 2019 tunggal dewasa putri, di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang, Kamis (28/11/2019). Mia diketahui telah menjadi satu-satunya penyumbang gelar juara bagi Sumsel. Ia unggul telak dari atlet asal Riau Nurul Shabillah dengan skor 21-10 dan 21-13.

"Alhamdulillah, saya bersyukur di Kejurnas PBSI 2019, saya bisa meraih gelar juara di nomor tunggal dewasa putri, tidak menduga karena waktu persiapannya cukup sempit," jelas Mia, saat di temui di Jalan Citarum, Kota Bandung, Selasa (3/12/2019).

Membahas keinginan untuk kembali membela Jawa Barat, Mia mengaku tidak segan untuk kembali, apabila ada tawaran kepadanya. Mia sendiri diketahui telah menggeluti cabor bulu tangkis sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas 3, di Bandung.

Dalam melakukan proses pembinaan, Mia sempat bergabung bersama beberapa klub ternama, salah satunya klub Mutiara. Adapun kontribusi nyata Mia bagi Kota Bandung yaknu saat Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2014 Bekasi. Saat itu ia berhasil menyumbangkan 1 medali emas di nomor beregu.

"Waktu Porda tahun 2014 di Bekasi aku masih di Bandung, alhamdulillah di sana aku berhasil menyumbangkan satu medali emas di nomor beregu, sedangkan di single putri hanya sampai delapan besar," jelasnya.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X