Apresiasi Pelaksanaan Pilkades, DPRD Kabupaten Bandung Bentuk Pansus

- 4 Desember 2019, 12:36 WIB

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung mengapresi pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 16 Oktober 2019 lalu. Berkat kesigapan Bupati Bandung dan perangkatnya dibantu juga oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) tingkat desa maupun kabupaten dan BPD sampai pelantikan kepala desa terpilih bisa berjalan lancar.

Meskipun demikian, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Komisi D dari fraksi partai Golkar yang juga ketua Pansus Pilkades Serentak Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar mengatakan untuk mengatasi permasalahan dalam pilkades 2019, pihaknya membentuk Panitia Khusus Pilkades.

Pansus tersebut dibentuk untuk mengevaluasi pelaksanaan pilkades. Sehingga hasil evaluasi tersebut bisa dijadikan pelajaran untuk perhelatan pilkades mendatang.

"Dari pelaksanaan pilkades serentak ini, meninggalkan beberapa ketidakpuasan di beberapa desa. Ini pun tidak bisa dipandang sebelah mata, ketidakpuasan mereka atas pelaksanaan pilkades di beberapa desa, ini harus dianalisis, ditanggapi dan dievaluasi agar tidak boleh terulang lagi," kata Cecep seperti dilansir dari prfm.news.com, Rabu (4/12/2019).

Menurutnya, ada 14 desa yang telah melayangkan laporannya ke Pansus Pilkades. Sehingga, lanjut Cecep, ada beberapa regulasi yang jadi perhatian pihaknya untuk diperbaiki.

"Ada beberapa regualsi yang harus diperbaiki sehingga multitafsir dan menjadi permasalahan di dalam hasil kemarin. Ada lebih dari 14 desa yang masuk," paparnya.

Di antaranya yang jadi perhatian adalah tata cara pencoblosan, kesepakatan antara panitia dan kandidat yang bertentangan dengan aturan dan hak memilih bagi warga setempat untuk memilih calon kandidat.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X