Pilkades Serentak Butuh Persiapan Matang

- 4 Desember 2019, 18:08 WIB
Plt. Camat Pamulihan, Mamat

PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak membutuhkan persiapan yang matang. Sehingga konflik yang kerap timbul setelah masa Pilkades, seperti yang terjadi di tempat lain bisa diantisipasi.

Situasi itu tidak terkecuali harus dilakukan di wilayah Sumedang. Dimana Pilkades serentak gelombang III akan dilaksanakan di 88 desa tersebar disejumlah kecamatan, pada 8 April 2020.

Menyikapi hal itu, Plt. Camat Pamulihan, Mamat, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam), tokoh masyarakat, pemuda serta pemuka agama terus membangun komunikasi. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang sewaktu-waktu bisa timbul menjelang, saat dan pasca pelaksanaan Pilkades.

Menurutnya, dari 11 desa yang ada di Kecamatan Pamulihan, terdapat 6 desa yang bakal melaksanakan Pilkades. Yaitu Desa Cinangerang, Cilembu, Sukawangi, Haurngombong, Ciptasari dan Pamulihan.

Sehubungan dengan itu, sambil melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat, pihaknya pun melakukan pemetaan potensi rawan konflik.

"Terutama hal itu (pemetaan potensi rawan konflik). Kami lakukan terhadap masyarakat, yang mana Pilkades di desanya itu hanya diikuti dua bakal calon dan atau lebih dari lima orang," ujar Mamat.

Misalnya saja, seperti di Desa Cilembu, berdasarkan perkembangan terakhir bakal calon yang sudah mendaftar ada dua orang dan di Desa Pamulihan ada enam bakal calon yang sudah mendaftar.

Sementara berdasarkan aturan yang berlaku, Pilkades disuatu desa bisa dilaksanakan bilamana sekurang-kurangnya ada dua calon dan maksimal lima calon.

"Bagi yang dua desa tersebut, kami memberikan perhatian khusus. Disamping itu, kami bersama Forkompincam senantiasa mengajak masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif. Sedangkan bagi para calon, kami minta agar mereka untuk siap menang dan kalah. Dengan demikian, pasca pilkades situasi di masyarakat tetap aman dan damai," harapnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X