Tim Hoki Indoor Dilarang Tampil, Indonesia Siap Lapor ke CAS

- 5 Desember 2019, 07:26 WIB

CHIEF de Mission untuk SEA Games 2019 Harry Warganegara mengatakan pihaknya akan terus melobi PHISGOC, bahkan sudah siap melaporkan masalah larangan tampil tim hoki indoor Indonesia kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

"Kami akan terus melakukan lobi agar tim hoki Indonesia bisa tampil. Kalau sampai tim hoki indoor Indonesia dirugikan, kita siap menggugat ke CAS," kata Harry dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (4/12/2019) malam.

Pelarangan hoki indoor Indonesia untuk bertanding di SEA Games disebabkan karena adanya dualisme federasi antara Pengurus Pusat Federasi Hoki Indonesia (PP FHI) dan Pengurus Besar Persatuan Hoki Seluruh Indonesia (PB PHSI). Federasi Hoki Asia (FHA) menganggap bahwa tim yang dikirim merupakan tim dari organisasi yang tidak diakui oleh Federasi Hoki Internasional (FHI).

Namun Harry menegaskan bahwa masalah dualisme federasi itu sudah tidak menyisakan konflik, bahkan salah satu kepengurusan telah dinonaktifkan oleh KONI dan National Olympic Committee (NOC) Indonesia.

"Tudingan adanya dualisme kepengurusan hoki Indonesia itu tidak benar. Kita hanya mengakui PP FHI sebagai anggota KONI Pusat dan NOC Indonesia," katanya.

"Memang dulu ada organisasi hoki lain tetapi itu sudah dibekukan kepengurusan KONI Pusat sebelumnya karena dianggap tidak aktif."

Dengan demikian, tuduhan FHA soal dualisme itu pun, menurut Harry tidak dapat diterima karena tim hoki Indonesia sempat tampil pada SEA Games 2017 Malaysia yang pada saat itu berhasil merebut medali perak.

Selanjutnya, Harry juga menegaskan bahwa alasan Ketua FHA Datuk Tayyab Ikram yang mengatakan tim hoki Indonesia tidak mengirimkan daftar susunan pemain sesuai waktu yang ditentukan itu mengada-ngada karena menurutnya tim hoki Indonesia telah memiliki ID Card resmi yang dikeluarkan PHISGOC.

"Tim hoki indoor Indonesia itu resmi terdaftar sebagai peserta SEA Games Filipina. Seluruh pemain dan ofisial memiliki id card resmi," katanya menegaskan.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X