Sempat Buron 4 Tahun, Preman Cilik di Garut Akhirnya Ditangkap Tim Resmob

- 6 Desember 2019, 19:08 WIB

UNIT Reserse Mobil (Resmob) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut berhasil menangkap HPN alias Ikal (20), setelah buron sejak tahun 2016 lalu. Preman yang cukup ditakuti di wilayah Tarogong tersebut ditangkap di salah satu penginapan di kawasan Objek Wisata Cipanas pada Kamis (5/12/2019). 

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan Ikal ditangkap setelah dilaporkan menganiaya seorang warga di wilayah Tarogong, Kabupaten Garut pada Rabu (4/12/2019) malam bersama seorang temannya berinisial R alias Gaga (22).   

"Padahal yang bersangkutan ini baru sekitar dua minggu keluar dari lembaga pemasyarakatan di Bandung," ujar Maradona, Jumat (6/12/2019).

Menurut Maradona, sebelumnya Ikal diketahui menjalani hukuman selama 2,6 tahun penjara, karena aksi bengisnya menikam seseorang pada tahun 2017 lalu. Ia menyebutkan, proses penangkapan terhadap Ikal berjalan cukup dramatis.

Penangkapan dilakukan petugas bersenjata lengkap untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya, selama ini Ikal diketahui kerap membawa atau menenteng benda mirip senjata api dan sebilah golok.

"Saat ditangkap, yang bersangkutan tidak melawan karena posisinya sedang tidur. Setelah digeledah, ternyata yang kerap dibawa pelaku ini adalah soft gun," katanya.

Maradona menuturkan, Ikal yang sudah menjadi buronan polisi selama lebih dari tiga tahun itu kini sudah diamankan di Mapolres Garut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pemuda kelahiran tahun 1999 itu dijerat pasal dalam Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan senjata tajam dan pistol airsoft gun.

"Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara. Kami juga kenakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun," ucapnya.

Sebelumnya, pada tahun 2015 lalu saat usianya masih 14 tahun, Ikal dikabarkan membacok seorang preman dewasa di wilayah Cipanas, Tarogong Kaler. Selang satu tahun kemudian pada 2016, ia kembali berulah dengan membacok pimpinan geng motor di wilayah Garut Kota.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X