Begini Nasib Habib Rizieq Terkait Rencana Kepulangannya ke Tanah Air

- 7 Desember 2019, 03:30 WIB
Habib Rizieq Shihab. /dok

KEDUTAAN Besar RI di Riyadh menyatakan nasib kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab sepenuhnya ada di tangan pemerintah Arab Saudi.

Duta Besar RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel menuturkan kejelasan nasib Habib Rizieq dan alasan dia tak bisa pulang ke Indonesia itu "ada di ranah otoritas Saudi."

Agus menegaskan, pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi apalagi mencekal Rizieq untuk pulang ke Indonesia. Hal itu diutarakan merespons klaim Habib Rizieq yang selama ini mengaku tak bisa pulang karena dicekal otoritas Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.

Agus juga membenarkan pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD bahwa Habib Rizieq bermasalah dengan pemerintah Saudi sehingga tak bisa pulang ke Indonesia.

Sebab, menurut dia, pencekalan gugur jika dalam waktu enam bulan pihak yang dicekal tidak berhasil dibawa ke pengadilan. Sementara itu, sudah satu setengah tahun Rizieq mengasingkan diri ke Saudi.

Selain itu, Agus juga menuturkan bahwa seluruh perwakilan Indonesia, termasuk KBRI Riyadh, selalu terbuka membantu warga Indonesia yang tengah bermasalah di luar negeri.

Namun, ia meyakini KBRI tidak bisa memaksa untuk membantu para WNI yang bermasalah itu jika mereka menolak bantuan.

Kata dia, kasus WNI hilang dan tak pulang selama puluhan tahun pernah terjadi beberapa kali di Saudi. Setelah KBRI menemukan mereka, Agus menuturkan, beberapa dari WNI itu menolak bantuan KBRI untuk memulangkan.

"Kalau seperti itu, KBRI tidak bisa memaksa mereka untuk kembali karena mereka sudah merasa nyaman dan bahagia hidup di Saudi. Jadi kalo (Habib Rizieq) menolak bantuan pemerintah RI ya KBRI tidak bisa maksa dong," kata Agus.

Halaman:

Editor: H. D. Aditya


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X