Eks Menkeu Diangkat Jadi Wakil Komut Bank Mandiri

- 8 Desember 2019, 21:43 WIB
Muhammad Chatib Basri /iif.co.id

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk mantan Menteri Keuangan Periode 2013-2014, Muhammad Chatib Basri, sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri Tbk. Penunjukan ini akan diresmikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Senin (9/12/2019) besok.

”Saya bersyukur Pak Chatib Basri mau masuk dalam jajaran Komisaris Bank Mandiri, Mantan Menteri dengan reputasi yang sangat baik mau berkeringat ikut membenahi BUMN. Semoga menjadi sinyalemen positif bagi Bank Mandiri,” tutur Erick Thohir melalui siaran pers, Ahad (8/12/2019).

Erick berharap, dengan masuknya Chatib dalam jajaran pimpinan Bank Mandiri, mampu meningkatkan kinerja perseroan secara nasional, serta menjadikannya sebagai pemain financial services yang disegani di Asia Tenggara.

Dilansir dari vivanews.com, Muhammad Chatib Basri kelahiran Jakarta, 22 Agustus 1965. Dia merupakan seorang akademisi yang aktif di dalam dan luar negeri. Saat ini ia juga menjadi anggota Dewan Penasehat World Bank untuk Gender dan Pembangunan.

Chatib meraih gelar PhD bidang ekonomi dari Universitas Nasional Australia pada tahun 2001. Ia juga pernah menjadi Senior Fellow di Harvard Kennedy School, Harvard University dan Profesor tamu di Australian National University dan Nanyang Technological University Singapore.

Di luar pendidikan, Chatib juga terlibat sebagai konsultan di berbagai lembaga keuangan. Ia pernah menjadi konsultan di World Bank, USAID, AUSAID, OECD, dan UNCTAD, Asian Development Bank serta menjadi anggota Asia and Pacific Regional Advisory Group dari International Monetary Fund.

Karier Chatib juga tercatat sukses ketika menjabat sebagai Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2012-2013. Selain itu, ia pernah memimpin Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) pada tahun 2004-2009. LPEM mencatat keahlian utama Chatib ada di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, dan ekonomi politik.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X