Omzet Pasar Ikan Modern Soreang Capai Rp 40 Juta Per Hari

- 9 Desember 2019, 11:35 WIB
Para siswa TK beramai-ramai makan ikan dalam kampanye makan ikan di PIM Soreang, Senin (9/12/2019) agar ada kenaikan konsumsi makan ikan di Kabupaten Bandung. /Sarnapi/PR

SEJAK beroperasi pada 29 Oktober lalu, omzet  Pasar Ikan Modern (PIM) Soreang sudah mencapai Rp40 juta/hari. Namun jumlah pedagang ikan yang berjualan di PIM Soreang masih minim yakni 33 orang dari jumlah lapak 180 buah.

"PIM Soreang ini sudah dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Citra Bangun Selaras (CBS) mulai 29 Oktober. Sampai kini masih tahap pengembangan," kata Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Bandung, Dadang Hermawan, di sela-sela kampanye makan ikan di PIM Soreang, Senin (9/12/2019).

Hanya,  sampai Desember ini biaya listrik dan keamanan  masih dari anggaran Pemkab Bandung di APBD Kabupaten Bandung.

"Kalau omzet memang masih turun naik seperti November dan Desember ini agak turun sebab pintu utama terhalang dengan adanya pemasangan eskalator," ucapnya kepada wartawan PR, Sarnapi.

Dadang menambahkan, PIM Soreang paling ramai pada Sabtu dan Minggu dengan masyarakat mulai berbelanja ikan maupun menikmati olahan ikan di kafe-kafe lantai dua.

"Untuk omzet penjualan ikan dalam sehari antara Rp40 juta, sedangkan kafe-kafe baru sedikit sekitar Rp5 juta/hari," katanya.

Dari jumlah 180 lapak ikan dan non ikan di lantai satu baru terisi sekitar 33 pedagang karena sebagian pedagang yang sudah membuka lapak malah keluar lagi.

"Kebanyakan pedagang yang tak lagi berjualan berasal dari warga sekitar Soreang. Ternyata mereka hanya tak kuat berjualan ketika dirasakan jualannya sepi," katanya.

Mengenai keluhan masyarakat akan mahalnya tarif parkir di PIM Soreang, Dadang mengatakan, masalah ini juga sampai ke telinga Bupati Bandung Dadang M. Naser.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X