Sempat Diobok-Obok KPK, Banten Kini Dianggap Berprestasi Cegah Korupsi

- 9 Desember 2019, 12:29 WIB
ilustrasi /thefinancialcrimenews.com

PROVINSI Banten kini memasuki era baru dalam hal pemberantasan korupsi. Setelah sempat diobok-obok KPK akibat beragam kasus korupsi, Banten kini mendapat penghargaan dari pemerintah pusat.

Penghargaan diterima Gubernur Banten, Wahidin Halim dari Wakil Presiden Republik Indonesia, KH Ma'ruf Amin. Banten meraih penghargaan dalam kategori Pemerintah Provinsi atas capaian implementasi pencegahan korupsi. Penghargaan diberikan pada Peringatan Hari Anti Korupsi Dunia (Hakordia) 2019 di Gedung Merah Putih KPK, Jln. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Penghargaan tersebut merupakan yang pertama kali diraih oleh Provinsi Banten sejak provinsi tersebut terbentuk. Diraihnya penghargaan ini turut menunjukkan upaya dan kerja keras Pemprov Banten dalam mencapai tata kelola pemerintahan yang baik.

Selain Provinsi Banten, Capaian Implementasi Pencegahan Korupsi Tingkat Daerah kategori provinsi juga diraih oleh Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah. Dengan penilaian dilihat dari capaian berbagai kategori diantaranya, perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah serta pembinaan dan tata kelola pemerintahan yang bersih kepada seluruh pemerintah daerah kabupaten/kota di wilayahnya.

Gubernur Banten, Wahidin Halim menyatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur Pemprov Banten yang berkomitmen penuh dalam menciptakan pemerintahan yang bersih di bumi Banten yang tercinta. Serta harus dapat menunjukkan bahwa Banten berkomitmen dalam pencegahan korupsi ke depan yang lebih baik lagi.

"Karena tanpa korupsi, Banten kuat Indonesia maju," kata Wahidin Halim.

Sementara itu, Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin menyebutkan pencegahan korupsi merupakan upaya penyadaran publik terhadap bahaya kejahatan korupsi.

"Korupsi merupakan kejahatan sistemik dan mengganggu pembangunan," katanya.

Peringatan Hari Korupsi Dunia (Hakordia) 2019 mengambil tema "Maju Lawan Korupsi" dihadiri oleh jajaran Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga negara, serta para kepala daerah.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X