Pascabanjir Bandang di Kertasari, Aktivitas Warga Mulai Normal

- 9 Desember 2019, 14:49 WIB

PASCABANJIR bandang yang terjadi di Jalan Kertasari Kampung Cirawa Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung pada Jumat (6/12/2019) sore lalu, aktivitas warga sudah kembali normal, Senin (9/12/2019).
 
"Aktivitas warga sudah kembali pulih, karena lokasi yang diterjang banjir bandang hanya kawasan jalan saja. Sedangkan rumah warga hanya satu sampai dua rumah yang terkena dampak banjir bandang. Itu juga sudah ada bantuan dari berbagai pihak yang membantu warga terkena dampak banjir," kata Kepala Desa Cibeureum ketika dihubungi galamedianews.com melalui sambungan telepon, siang tadi.

Menurutnya, penanganan pascabanjir bandang sudah selesai dilaksanakan sejumlah pihak. Selain dilaksanakan jajaran Muspika Kertasari, juga Muspida Bandung turun ke lapangan.

"Untuk penanganan selanjutnya, kita pada Kamis (12/12/2019) mendatang, akan melaksanakan rapat koordinasi (rakor) dengan Muspika Kertasari. Rakor tersebut untuk menentukan langkah kedepan dalam penanganan pascabanjir bandang," kata Efi.

Menurutnya, dari hasil rakor itu akan disosialisasikan kepada masyarakat, terutama para petani penggarap lahan. Baik penggarap lahan di tanah milik, perkebunan maupun Perhutani.

Ia pun mengatakan, para penggarap lahan pertanian itu, bukan hanya warga Desa Cibeureum saja. Melainkan juga banyak warga luar desa. Sehingga dalam penanggulangan dan pencegahan ancaman banjir harus melibatkan banyak pihak dan dilakukan secara bersama-sama.

Disinggung potensi turun hujan masih sangat besar pada musin hujan mendatang, Efi mengharapkan kepada para pemilik lahan maupun petani penggarap untuk membuat "sabuk gunung". Sabuk gunung itu berasal dari tanaman rumput atau ilalang, selain tanaman keras yang berdekatan dengan jalan. Sabuk gunung itu untuk membatasi antara lahan pertanian yang mudah erosi tanah terbawa aliran air dan ruas jalan.

"Fungsi dari tanaman rumput atau ilalang yang dibiarkan tumbuh dengan lebar antara 1-1,5 meter itu untuk mencegah aliran air atau erosi tanah yang jatuh ke ruas jalan," katanya.

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X