Dua Ekor Gajah Liar Berkeliaran di Dekat Mapolsek Mandau, Riau

- 9 Desember 2019, 19:46 WIB
/riaupos

DUA ekor gajah sumatera liar, yang merupakan induk dan anaknya, berkeliaran sangat dekat dengan Markas Kepolisian Sektor Mandau di daerah Duri Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, karena hutan yang jadi habitatnya makin hilang.

Direktur Program Rimba Satwa Foundation (RSF), Zulhusni, Senin (9/12/2019) mengatakan, dua satwa bongsor tersebut diberi nama Seruni dan Rimba. Keduanya kini sulit mendapat pakan karena hutan alam berubah fungsi akibat aktivitas manusia.

"Jaraknya hanya 50 meter, dekat sekali sampai masuk ke pekarangan Polsek (Mandau) untuk makan karena ada pohon tebu dan jagung," kata Zulhusni yang dilansir dari Antara, Senin.

Ia menjelaskan Seruni merupakan induk betina dari Rimba, yang diperkirakan baru berusia 1,5 tahun. Mereka merupakan bagian dari kelompok besar gajah sumatera (elephas maximus sumatranensis) di kantong Balai Raja yang berstatus kawasan suaka margasatwa.

Kelompok gajah tersebut terpencar, sebagian besar pindah ke Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil (GSK) pada 2015 dan tidak kembali lagi ke Balai Raja. Sebelumnya ada tiga gajah tersisa di Balai Raja, yakni Seruni, Rimba dan Dita yang kakinya buntung terkena jerat. Namun, pada Oktober 2019, gajah Dita ditemukan mati akibat infeksi dari luka di kakinya.

"Aktivitas di Balai Raja semakin ramai karena pembangunan jalan tol, jalan lingkar luar, dan perkebunan ubi atau singkong. Hutan-hutan kecil tempat mereka (gajah) istirahat sekarang jadi kebun ubi, sehingga mereka semakin terdesak," katanya.

Ia mengatakan aktivis dari RSF dan Hipam terus memantau pergerakan dua gajah liar tersebut. Karena jumlahnya hanya dua individu, kerugian masyarakat dari kerusakan di kebun tidak begitu banyak, namun di dekat fasilitas perusahaan PT Chevron di Duri, mereka terlihat merusak pagar.

"Kami terus memantau mereka," kata Zulhusni.

Sebelumnya, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau menyatakan akan mempertahankan hamparan Hutan Talang di Kabupaten Bengkalis dari proyek pembangunan jalan karena kawasan itu sangat penting bagi keberlangsungan satwa gajah sumatera di kantong gajah Balai Raja.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X