White Island Meletus saat 47 Wisatawan Menjelajahinya, Lima Tewas dan Delapan Hilang

- 10 Desember 2019, 05:54 WIB
/theguardian.com

GUNUNG berapi di White Island, Selandia Baru meletus, Senin (9/12/2019). Letusan terjadi saat 47 orang wisatawan sedang berada di pulau tersebut.

Hal tersebut diungkapkan CEO White Island Tours, Tracey Hook seperti dilansir CNN, Selasa (10/12/2019). Ia menyebutkan, 47 wisatawan tersebut, 24 orang diantaranya berkebangsaan Australia, sembilan berkebangsaan Amerika, lima orang Selandia Baru, empat orang Jerman, dua orang Cina, dua orang Inggris, dan seorang berkebangsaan Malaysia.

Paul Quinn, pimpinan White Island Tours mengakui wisatawan itu dibawa dengan sepengetahuan pihak perusahaan. Mereka dibawa dengan kapal pesiar Royal Caribbean.

"Kita sama sekali tidak menyangka bakal terjadi erupsi. Karena tidak ada tanda-tanda seperti itu. Pagi itu aktivitas masih berada di level dua," ujarnya.

Ia mengatakan, dua pegawainya yang bertugas sebagai pemandu wisata di perusahaannya pun turut hilang. Keduanya merupakan warga negara Selandia Baru.

Ia menyebutkan saat erupsi ada dua kapal pesiar di dekat pulau tersebut. Satu kapal tengah berlabuh di pulau karena penumpangnya sedang menjelajahinya dan kapal lainnya berada di perairan. Saat letusan terjadi, kapal yang berada di perairan mencoba melakukan pertolongan.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengatakan, lima orang tewas dan delapan lainnya dinyatakan hilang akibat peristiwa tersebut.

Jacinda Ardern membenarkan wisatawan Selandia Baru dan Australia, AS, Inggris, Cina dan Malaysia termasuk di antara yang hilang dan terluka. Polisi tidak menemukan lebih banyak korban selamat di Pulau Putih, di mana dua ledakan berturut-turut dengan cepat melontarkan segumpal abu besar yang bisa dilihat dari pulau di utara ini.

Sekitar 31 orang menjalani perawatan di rumah sakit setelah tiga orang dipulangkan dalam semalam. Secara total, 47 orang mengunjungi pulau itu pada hari Senin.

Halaman:

Editor: H. D. Aditya


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X