Pakai Listrik Sesuai Kebutuhan, Tagihan Listrik Terkendalikan

- 11 Desember 2019, 11:02 WIB
ilustrasi /dok

BAGI pengguna listrik paska bayar, apakah Anda pernah merasa bahwa jumlah tagihan listrik yang Anda bayar sebelum tanggal 20 per bulannya terkadang turun, naik atau bahkan sama? Lalu bagi pengguna listrik pra bayar, apakah Anda pernah merasa bahwa jumlah pembelian stroom listrik setiap bulannya terkadang berbeda (misal: bulan pertama membeli stroom Rp100.000 lalu di bulan kedua membeli stroom 2 kali, Rp100.000 dan Rp50.000)?

Jumlah tagihan/pembelian stroom listrik sesuai pemakaian

Perlu kita ketahui bahwa faktor utama yang mempengaruhi jumlah tagihan/pembelian stroom listrik adalah jumlah pemakaian listrik kita (jumlah barang elektronik yang dimiliki, daya setiap barang elektronik, dan frekuensi pemakaian). Semakin banyak jumlah barang elektronik, maka semakin bertambah jumlah pemakaian listrik.

Selanjutnya, walaupun jumlah barang elektronik yang kita miliki sama, namun apabila barang barang elektronik tersebut digunakan lebih sering dan lebih lama daripada sebelumnya, maka jumlah pemakaian listrik akan semakin besar yang berakibat tagihan/pembelian stroom listrik naik.

Cara menghitung tagihan/ pembelian stroom listrik

1. Termasuk golongan tarif apakah Anda?

Misal Anda golongan pelanggan listrik pra bayar tarif 1300 VA dengan harga per kWh: Rp1.467,28

2. Jumlah pemakaian listrik dalam sehari

Sebagai contoh, Anda memiliki beberapa peralatan elektronik yang dalam sehari penggunaanya sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X