Bea Cukai Jabar Musnahkan Barang Milik Negara Senilai Rp3 Miliar Lebih

- 11 Desember 2019, 10:37 WIB
/Novianti Nurulliah

KANTOR Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Barat memusnahkan Barang Milik Negara (BMN) Eks Penindakan oieh Kanwil DJBC Jawa Barat sepanjang tahun 2017 sampai 2018 atas pelanggaran terhadap UU Kepabeanan dan UU Cukai. Kegiatan pemusnahan ini sebagai realisasi atas telah ditetapkannya BMN tersebut oleh Menteri Keuangan untuk dimusnahkan sesuai dengan Surat Direktur PKNSI Nomor: S-219/MK.6/KN.5/2019 tangga1 10 Juni 2019 hal Persetujuan Pemusnahan Barang Milik Negara.

Wartawati PR, Novianti Nurulliah melaporkan, barang yang akan dimusnahkan yaitu pakaian bekas sebanyak 483 Ball atau seberat 45,7 ton diperkirakan senilai Rp1.062.600.000‚ minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 3.558 botol = 2.294.541 ml, perkiraan nilai barang sebesar Rp2.047.046.750, hasil tembakau berupa Tembakau Iris (TIS) sebanyak 103.885 gram, perkiraan nilai barang Rp10.626.500. Selain itu juga dimusnahkan sigaret dan Cerutu sebanyak 54.636 batang, perkiraan nilai barang Rp 73.221.500,- dan hasil pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) berupa e-liquid/vape sebanyak 253 botol = 13.670 ml, perkiraan nilai barang Rp 37.908.000.

Keseluruhan nilai barang adalah sebesar Rp3.231.495.250 dengan perkiraan nilai cukai yang tidak terpungut oleh negara adalah sebesar Rp 1.508.356.045.

Kepala Kanwil DJBC Jabar, Saifullah Nasution, saat pemusnahan di Kantornya Jalan Surapati, Kota Bandung, Rabu (11/12/2019) mengatakan, potensi kerugian immaterial lainnya, yang lebih besar dan tidak dapat diperhitungkan adalah timbulnya dampak negatif pada kehidupan sosial masyarakat dengan munculnya berbagai tindak kriminal akibat peredaran minuman mengandung Etil Alkohol.

Selain itu, ancaman kesehatan masyarakat atas beredamya pakaian bekas eks impor mengingat impodasi pakaian bekas secara nyata telah dilarang berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Ncmor 51IM-DAG/PER/7I201S tentang Larangan lmpor Pakaian Bekas karena untuk kepentingan nasional dan melindungi kesehatan dan keselamatan manusia, hewan, ikan‚ tumbuhan, dan lingkungan hidup dan kandungan bibit penyakit yang membahayakan yang mungkin akan ditimbulkan oleh peredaran pakaian bekas tersebut.

Selain dimusnahkan, terdapat pula BMN yang telah ditetapkan untuk dilelang dan ditetapkan status penggunaannya pada instansi terkait, di antaranya adalah kendaraan bermotor roda dua (moge) berbagai merek seperti Harley Davidson dan Ducati.

Dia menuturkan, penindakan dan penanganan perkara mega illegal tersebut atas sinergitas antara Kanwil DJBC Jawa Barat dengan Kepolisian Daerah Jawa Barat atas peredaran moge illegal di wilayah Jawa Barat. Dari hasil penindakan tersebut, beberapa moge diantaraya telah berhasil dilelang pada Bulan September lalu oleh Kanwil DJBC Jawa Barat bersama dengan KPKNL Bandung.

Pada kesempatan tersebut, secara simbolik dilakukan serah terima BMN berupa kendaraan bermotor roda due (moge) merek Harley Davidson kepada Kejaksaan Agung RI c.q. Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang telah ditetapkan status pengguna BMN pada Kejaksan Agung RI oleh Menteri Keuangan.

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X