Amankan Angkutan Nataru, PT KAI Daop 2 Kerahkan Anjing Pelacak

- 11 Desember 2019, 15:17 WIB
ilustrasi /dok

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 2 (KAI Daop 2) Bandung menyiapkan enam ekor anjing pelacak untuk persiapan angkutan libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mendatang. Anjing pelacak itu disiapkan di Stasiun KA Bandung dan KA Kiaracondong.

Deputy Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Hendra Wahyono didampingi Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Noxy Citrea Bridara mengatakan, enam ekor anjing pelacak yang disiapkan di dua stasion KA itu untuk mengantisipasi hal-hal kejadian yang tak diharapkan.

"Enam ekor anjing pelacakn yang disiapkan itu untuk mengendus penumpang yang disinyalir membawa barang atau benda yang membahayakan. Di antaranya untuk mengantisipasi penumpang yang membawa narkoba, bom dan barang-barang berbahaya lainnya," kata Hendra kepada wartawan di Pasirjambu Kabupaten Bandung, Rabu (11/12/2019).

Menurut Hendra, dengan adanya anjing pelacak, penumpang yang naik ke dalam KA itu benar-benar sudah steril dan aman pada angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020.

Pada kesempatan itu Hendra menambahkan, untuk mengantisipasi datangnya musim hujan yang bertepatan dengan masa angkutan Nataru 2019/2020, Daop 2 menyiagakan 55 petugas penilik jalan (PPJ) ekstra, 71 penjaga jalan lintas (PJL) ekstra, dan 150 petugas posko daerah rawan yang disebar di 44 lokasi.

"Khusus untuk petugas posko daerah rawan, tidak ada penambahan karena sudah dijaga secara tetap dengan waktu pengawasan selama 24 jam. Jadi total tenaga ekstra selama masa Angkutan Nataru 2019/2020 adalah 126 petugas khusus untuk PPJ dan PJL," ungkap Hendra.

Dikatakannya, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api, Daop 2 menyiagakan 452 personel keamanan yang terdiri dari 170 personel Polsuska, 274 personel security dan 98 personel bantuan eksternal dari TNI/Polri.

"Personel keamanan tersebut akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile berpatroli di jalur KA dan obyek-obyek penting lainnya seperti dipo lokomotif dan kereta," tambahnya.

Ia mengatakan, kesiapan angkutan Nataru itu, PT KAI Daop 2 mendapat tenaga tambahan yaitu dari Polri dan TNI, selain tenaga internal. Dengan adanya tenaga tambahan itu, katanya, perlintasan yang tak ada palang pintu, disiagakan petugas penjagaan yang melakukan penjagaan ektra.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X