Warga Terdampak Bencana di Gununghalu Masih Trauma

- 11 Desember 2019, 17:50 WIB
/dok

PARA warga terdampak bencana pergerakan tanah dan longsor di Desa Bunijaya dan Cilangari, Kec. Gununghalu, Kab. Bandung Barat, masih dihantui perasaan takut dan khawatir bencana susulan kembali terjadi mengingat curah hujan saat ini tinggi.

Ketua RT 01 Kp. Hegarmanah, Desa Cilangari, Dawam mengatakan, bencana yang terjadi sangat terasa besar dampaknya dengan kerusakan di beberapa titik. Ketakutan masyarakat pun tak bisa ditutup-tutupi ketika hujan deras turun.

"Kalau hujan, masyarakat masih khawatir kejadian Jumat lalu kembali terulang. Makanya, kami terus mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada," ujar Dawam saat dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (11/12/2019).

Dawam menuturkan, ketika hujan turun warganya kebanyakan mengungsi ke rumah kerabatnya yang kondisinya lebih aman. Cuaca yang setiap hari turun hujan membuat warga juga waspada terhadap munculnya kembali pergerakan tanah dan longsor.

"Warga menginginkan direlokasi ke tempat yang aman, karena kalau memaksakan tetap tinggal di lokasi saat ini terlalu berisiko," katanya.

Dirinya menceritakan, saat peristiwa terjadi diawali dengan turunnya hujan deras sejak sore hingga malam. Kemudian, warga merasakan tanah bergetar seperti terjadi gempa. Getaran itu bahkan sempat dirasakan dalam 1,5 jam dan dilanjutkan dengan terjadinya longsor.

"Total di RT saya ada 10 rumah yang terdampak, dua di antaranya mengalami kerusakan ringan di bagian teras," sebutnya.

Sebagian warga yang terdampak bencana ini mulai mengeluhkan sakit. Salah satunya Tiah (55) warga Kampung Hegarmanah, yang mengaku merasakan nyeri di sekujur tubuhnya terutama di bagian pinggang.

Dia beserta warga lainnya kemudian memeriksakan kondisi kesehatan ke posko kesehatan yang didirikan Polres Cimahi di lokasi longsor. "Sudah periksa ke dokter di posko dan dikasih obat. Lumayan membantu, karena kalau harus ke puskesmas jaraknya 30 kilometer atau naik ojek ongkosnya Rp 20.000," ungkap Tiah.

Baur Kesehatan Polres Cimahi, Desiana Sofyan menyatakan, kebanyakan warga yang datang ke posko mengeluhkan sakit badan karena kurang tidur dan psikologis warga juga terganggu. Pihaknya menyiapkan obat, alat kesehatan, vitamin, obat badan, dan obat manula.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X