Lumbung Ternak Wakaf, Global Wakaf-ACT Perkuat Pemberdayaan Peternak

- 11 Desember 2019, 18:03 WIB
Lumbung ternak domba di Kampung Cinta Bodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, berdayakan warga sekitar dan menjadi lumbung ternak di Kabupaten Tasikmalaya.

KABUPATEN Tasikmalaya sebagai salah satu sentra peternakan di Provinsi Jawa Barat mempunyai komoditas strategis yang meliputi ternak sapi potong, kerbau, kambing, domba dan unggas.

Hasil dari penelitian IPB menyebutkan bahwa permasalahan pengembangan ternak ruminansia di Kabupaten Tasikmalaya adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi wilayah, daya dukung lahan, dan sumber daya pakan secara terintegrasi dengan lokasi basis produksi ternak.

Dengan total warga prasejahtera di Tasikmalaya sebanyak 159.930 jiwa dan pendapatan warga mereka rata-rata hanya sebesar Rp 300.000,00/bulan. Kondisi ini dikhawatirkan akan berdampak pada hilangnya lokasi-lokasi produksi peternakan akibat degradasi lahan dan alih fungsi lahan.

Menjawab kondisi tersebut, Global Wakaf-ACT meresmikan program unggulan Lumbung Ternak Wakaf (LTW) di Desa Cintabodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya. Ketua Dewan Pembina ACT Ahyudin menyatakan, ternak memiliki nilai strategis bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

Dari sisi sosial, tradisi kultural, acara keagamaan, dan ekonomi, ternak memegang peranan penting. Secara kultural, pemeliharaan ternak masih dianggap sebagai kegiatan sampingan dan hasilnya pun hanya dianggap sebagai tambahan atau tabungan pada saat ada keperluan yang besar.

Dengan edukasi pengelolaan ternak yang lebih profesional, kata Ahyudin, ternak memiliki peranan penting bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pemenuhan kebutuhan pangan.

"Program LTW bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peternak melalui sistem agrobisnis peternakan berbasis wakaf menuju kedaulatan pangan nasional,” katanya, usai penyaluran bantuan beras di lokasi Peternakan Kampung Cinta Bodas, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (11/12/2019).

Dikatakannya, Program Lumbung Ternak Wakaf menggunakan model filantropi baru melalui wakaf sebagai investasi produktif yang hasilnya terus berputar. Hasil pengelolaan aset wakaf digunakan untuk membangun dan mengembangkan kesejahteraan peternak agar lebih produktif dan mandiri.

Menurutnya, Fokus penggunaan Lumbung Ternak Wakaf terdiri dari beberapa fungsi. Pertama, sebagai pusat pembibitan ternak domba yang akan menghasilkan bibit-bibit domba unggulan.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X