Pangdam III/Siliwangi Siapkan Pasukan untuk Antisipasi Bemcana Alam

- 11 Desember 2019, 19:54 WIB
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, memberian keterangan kepada sejumlah wartawan usai acara Bakti Sosial Hari Juang TNI di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Rabu (11/12/2019).

KOMANDO Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi terus berupaya mengantisipasi terjadinya bencana di wilayah Jawa Barat, terutama saat memasuki musim hujan. Wilayah pesisir pantai selatan, jadi salah satu yang harus diwaspadai.

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, mengatakan pihaknya siap membantu jika terjadi bencana alam. Pihaknya akan menggelar apel kekuatan untuk menghadapi bencana alam pada 18 Desember 2019 mendatang.

"Memasuki bulan Desember ini intensitas hujan sudah mulai tinggi. Dari pagi sampai sore turun hujan. Jadi harus siap-siap," ujarnya usai acara Bakti Sosial Hari Juang TNI di Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Garut, Rabu (11/12/2019).  

Menurut Nugroho, bencana banjir, tsunami, longsor, dan lain sebagainya harus diwaspadai masyarakat. Terutama warga di sekitar wilayah pantai selatan harus berhati-hati karena bencana bisa terjadi kapan saja.

"Seperti akhir tahun lalu terjadi tsunami di Serang dan Pandeglang. Bukan hanya TNI, Polri, dan pemerintah yang waspada. Tapi semua masyarakat ikut waspada. Jangan diterima jika ada berita tidak benar," ucapnya.

Sementara itu, Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Inf. Erwin Agung, menyebutkan pihaknya sudah menyampaikan kepada Bupati Garut untuk mewaspadai bencana longsor di sejumlah daerah.

"Antisipasi itu dilakukan setelah berkaca dari beberapa kejadian pada tahun lalu," katanya.

Erwin menuturkan, pihaknya sudah mengumpulkan semua Danramil di Makodim 0611 Garut. Para Danramil dan jajarannya diminta untuk peka terhadap situasi, khususnya quick respon saat terjadi bencana.  

Erwin menyebut, anggota TNI harus bergerak cepat saat terjadi bencana. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya korban. Jangan hanya mendengar informasi namun tak berbuat apa-apa.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X