Khawatir Retakan Tanah Semakin Meluas, Warga Gununghalu Mengungsi

- 11 Desember 2019, 19:56 WIB

KJAWATIR retakan tanah semakin melebar, sebanyak 25 penduduk Kampung Cihideung RW 15, Desa Bunijaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat memilih mengungsi.

Mereka tak berani tinggal di rumahnya karena hujan yang turun hampir tiap hari, bakal memicu  terjadinya pergerakan tanah susulan.

"Sore ini saja (kemarin,red) hujan kembali turun di wilayah Gununghalu. Inilah yang membuat warga Cihideung khawatir retakan tanah bakal semakin parah. Mereka mengungsi ke rumah kerabat terdekat yang aman dari bencana," kata Sekretaris Desa Bunijaya Rizkyana Maruf Amin di Gununghalu, Rabu (11/12/2019).

Ia menyebutkan ada delapan rumah yang berada di lokasi bencana. Selain menimbulkan kerusakan pada bagian rumah juga musala dan memutus badan jalan.

Penduduk yang mengungsi adalah keluarga Pudin yang terdiri dari 3 jiwa, Jejen (4 jiwa), Dede (3 jiwa), Ade (3 jiwa), Asep (3 jiwa), H. Iman (2 jiwa) Mulyana (3 jiwa) dan Aep (4 jiwa. Pada siang hari mereka kembali ke rumahnya, namun bila hujan turun kembali mengungsi.

"Ada delapan rumah yang ditinggal penghuninya mengungsi. Untuk menjaga keamanan penduduk melakukan ronda malam," ucapnya.

Ia mengatakan, meski hujan hampir tiap hari mengguyur Gununghalu namun tidak memicu pergerakan tanah di Kampung Cihideung bertambah parah. Meski demikian kewaspadaan terus ditingkatkan sebagai antisipasi jika bencana susulan dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Ronda malam lebih kita giatkan. Himbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi bencana terus kita sampaikan. Terpenting mencegah jatuhnya korban jiwa dan meminimalisir kerugian materil," tukasnya.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X