Ratusan Petugas Satpol PP Kota Bandung Tertibkan Kawasan Rumah Deret Tamansari

- 12 Desember 2019, 14:47 WIB

RATUSAN petugas Satpol-PP Kota Bandung melakukan penertiban di kawasan Rumah Deret Tamansari, kendati demikian, sempat terjadi kericuhan dengan para warga yang bertahan.

Lebih jauh, sebelum melakukan penggusuran sempat ada dialog terlebih dahulu di lokasi penggusuran antara warga dengan pihak Satpol-PP Kota Bandung.

Perwakilan LBH Bandung, Rifki Zulfikar mengatakan, bahwa penertiban rumah deret tamansari dianggap tidak memenuhi hak warga yang bertahan, mengingat masih menunggu putusan dari PTUN dan pendaftaran ke Badan Pertanahan Nasional (BPN).

"Dalam pembangunannya tidak dipenuhi hak warga, yang sudah melakukan banyak upaya. Seperti menggugat surat keputusan dinas perumahan yang tidak partisipatif," ungkapnya di lokasi penertiban Rumah Deret Tamansari, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019).

Menurutnya, Pemkot Bandung mengklaim telah memiliki izin lingkungan, akan tetapi dinilai tidak sesuai prosedur karena tidak adanya sosialisasi dan konsultasi publik.

"Itu tindakan serampangan yang dilakukan aparat Satpol PP dan Pemkot Bandung. Padahal ada seratusan jiwa yang bertahan jika dihitung dengan anak-anak, yang bertahan di 16 bangunan itu," tuturnya.

Rifki menerangkan, bahwa klaim Pemkot Bandung atas lahan itu tidak kuat, karena tidak dapat menunjukkan sertifikat tanah. Sehingga hanya mengklaim kepemilikan atas tanah dengan adanya surat kepemilikan aset.

"Sertifikat tanah adalah surat tertinggi yang dimiliki siapapun dalan menguasai lahan, sementara tanah di sini oleh BPN adalah tanah negeri bebas. Yang diperkuat lagi oleh persil-persil warga," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan, bahwa penertiban dan pengamanan aset tersebut, sudah sesuai dengan prosedur yang dikeluarkan oleh Wali Kota Bandung.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X