Disdik Kota Bandung Menilai Positif Wacana Penghapusan UN

- 12 Desember 2019, 16:26 WIB

DINAS Pendidikan (Disdik) Kota Bandung menilai positif wacana penghapusan Ujian Nasional (UN). Mengingat hal tersebut dapat mendorong para siswa menjadi pembelajar sejati.

"Anak-anak harus merdeka saat belajar. Anak-anak bisa mengeksplor dirinya. Sehngga belajar bukan untuk mengejar nilai ujian tetapi menggali potensi dan imajinasi," ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra di Balai Kota Bandung, Jln. Wastukancana, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019).

Seperti diketahui bersama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim telah mengeluarkan arah kebijakan baru penyelenggaraan Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN). Pada tahun 2020 akan diterapkan dengan ujian yang diselenggarakan hanya oleh sekolah.

Ujian tersebut dilakukan untuk menilai kompetensi siswa yang dapat dilakukan dalam bentuk tes tertulis atau bentuk penilaian lainnya yang lebih komprehensif, seperti portofolio dan penugasan (tugas kelompok, karya tulis, dan sebagainya).

Sedangkan mengenai ujian UN, tahun 2020 merupakan pelaksanaan UN untuk terakhir kalinya. Penyelenggaraan UN tahun 2021 akan menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

Menurutnya bagi Kota Bandung perubahan itu bukan hal yang mengejutkan. Sumber daya yang ada di Kota Bandung akan sangat mendukung perubahan tersebut.

Lebih jauh, para guru di Kota Bandung hanya tinggal diorientasikan mendukung proses belajar mengajar yang menyenangkan.

Dikatakannya, selama ini guru di Kota Bandung kaya inovasi. Semakin diberi ruang merdeka, maka hasilnya akan semakin maksimal.

"Kuncinya guru merdeka. Profesional dan tidak terpaku pada aturan yang rigid. Guru menjadi desain pembelajaran yang ulung. Guru di Bota Bandung mampu melakukan itu," ucapnya.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X