Pengelola Pastikan Tol Cipali Siap Digunakan di Masa Libur Nataru

- 12 Desember 2019, 17:37 WIB
CEO grup Bisnis Jalan Tol Astra Infra, A Kris Sugiyono bersama manajemen PT LMS saat melihat sarana penunjang jelang liburan Nataru, Kamis (12/12/2019).

PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Tol Cikopo-Palimanan yang kini memilki brand name ASTRA Infra Toll Road memperkirakan arus mudik liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) mulai 21 Desember mendatang. Bahkan pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jalan tersebut.

"Kondisi jalur dan marka jalan Tol Cikopo-Palimanan semuanya dalam kondisi baik. Kami pastikan semua jalur tetap bisa dilalui dengan lancar, aman dan nyaman dengan keamanan selama 24 jam," tutur Direktur Operasi PT Lintas Marga Sedaya, Agung Prasetyo didampingi CEO grup Bisnis Jalan Tol Astra Infra, Ade Kris Sugiyono kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).

Agung memperkirakan liburan Nataru sekarang mengalami peningkatan. Namun tidak begitu signifikan jika dibandingkan lonjakan kendaraan pada libur Lebaran.

"Puncak arus lalu lintas libur Natal akan terjadi pada 21 Desember 2019. Sedangkan puncak arus balik diprediksi pada tanggal 1 Januari 2019. Jumlah kendaraan di kedua jalur sekitar 85 ribuan per hari atau naik 9,6 persen dibanding tahun sebelumnya," jelasnya.

ASTRA Infra tol Cipali juga tetap mengantisipasi terjadinya lonjakan kendaraan dengan menyiapkan manajemen lalu lintas yang bersifat situasional. Apalagi ada pengratisan jalan Tol Layang Cikampek dengan mengkampanyekan liburan Nataru yang SANTUI (selamat, aman, nyaman, tertib, update dan informative).

"Yang penting pengguna tetap mematuhi rambu-rambu dan memeriksakan kondisi kendaraannya, serta beristirahat bila dirasakan mengantuk atau kelelahan," kata Agung.

Presiden Direktur PT LMS, Firdaus Azis mengatakan, dengan kepemilikan mayoritas saham oleh ASTRA Infra, ke depannya Tol Cipali akan terus meningkatkan kualitas pelayanan sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi pengguna jalan. Sebab didukung kendaraan terbaru, pengelolaan rest area yang berkelanjutan dan ramah lingkungan serta inovasi dalam bidang keselamatan.

Pada kesempatan itu seluruh petugas layanan sudah siap melakukan tugs dengan 10 unit mobil patroli, 12 unit mobil derek, 2 unit rescue, 5 unit ambulance dan 9 unit PJR yang didukung monitoring berbasis kamera surveillance dan CCTV di berbagai sudut jalan tol.

"Semua untuk mendukung layanan terbaik bagi pengguna jalan Tol Cipali," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X