Lifter Asal Kabupaten Bandung Raih Emas di Liga Pora UPOD

- 12 Desember 2019, 17:49 WIB

DUA lifter putra asal Kabupaten Bandung berhasi meraih medali emas pada hari pertama pelaksanaan Liga Pora OPUD (Olahraga Prestasi Unggulan Daerah) Angkat Besi II tahun 2019 di GOR Tri Lomba Juang, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (12/12/2019). Kedua lifter yaitu Ramdan Sudrajat di kelas 55 kg putra dan Handoko di kelas 61 kg putra.

Di kelas 55 kg, Ramdan mencatatkan total angkatan snatch dan clean & jerk terbaik. Ia mengalahkan lifter asal Indramayu, Ryan Subroto dan lifter asal Kabupaten Bekasi, Raxy Rahman di posisi kedua dan ketiga.

Pada angkatan snatch, Ramdan berhasil mencatatkan total angkatan seberat 180 kg, sedangkan Ryan mencatatkan beban seberat 175 kg, diikuti Raxy dengan total angkatan seberat 75 kg.

Adapun total angkatan Handoko di kelas 61 kg yaitu seberat 210 kg. Sedangkan atlet asal Indramayu, Ryan Nugroho dengan total angkatan seberat 181 kg dan Stefanofatih asal Kabupaten Bekasi dengan total angkatan seberat 120 kg.

Penanggungjawab Liga Pora OPUD Angkat Besi II/2019, Maman Suryaman menjelaskan, liga ini merupakan program peningkatan prestasi olahraga unggulan daerah yang di usung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia (RI).

"Alhamdulillah Jabar ditunjuk sebagai pelaksana OPUD kedua, sebelumnya dilaksanakan dilaksanakan di Jambi. Jadi OPUD ini untuk meningkatkan prestasi olahraga unggulan daerah," jelas Maman, di sela kegiatan.

Liga Pora OPUD Angkat Besi II/2019 akan berlangsung hingga Sabtu (14/12/2019) dan mempertandingkan 15 kelas. Para peserta mayoritas merupakan pelajar dengan usia antara 12 tahun hingga 17 tahun.

"Jumlah peserta total ada lima puluh orang, berasal dari lima kota/kabupaten di Jawa Barat, di antaranya Kabupaten Bandung, Kabupaten Indramayu, Kota Bogor dan Kabupaten Bekasi," katanya.

Penggagas Liga Pora OPUD Angkat Besi II/2019, Yunyun Yudiana, berharap melalui Liga Pora OPUD, semua daerah bisa memperoleh atlet-atlet remaja untuk dibina dalam pembinaan jangka panjang.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X