Alun-Alun Cimahi Jadi Zona Merah Bagi PKL

- 13 Desember 2019, 16:16 WIB
Sudut Jalan Djulaeha Karmita Cimahi yang masih dihisasi PKL, Jumat (13/12/2019). Kawasan itu bersama Alun-Alun Cimahi dan Jalan Rio dijadikan zona merah PKL.

PEDAGANG Kaki Lima (PKL) yang ada di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi tidak boleh lagi berjualan di zona terlarang tersebut mulai 20 Desember 2019.

Untuk itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi sudah melayangkan surat pada PKL yang berjualan di Jalan Djulaeha Karmita, Jalan Rio, dan di dalam Alun-Alun Cimahi terkait larangan tidak boleh lagi berjualan di kawasan tersebut.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Totong Solehudin mengatakan, pemberian surat tersebut merupakan Standar Operasional Prosedur (SOP) awal penertiban PKL.

"Itu bagian dari upaya penataan, jadi kami tidak langsung melakukan penertiban, tapi bertahap mulai dari pemberitahuan dengan surat. Artinya tidak ada pendzoliman untuk PKL," terang Totong, Jumat (13/12/2019).

Sambil menunggu penertiban PKL, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Koperasi UMK dan Perindustrian (Disdagkoperin) menyiapkan tempat relokasi yang dibagi dalam dua zona, yakni zona hijau dan zona kuning.

Zona hijau sendiri merupakan zona bebas berjualan untuk PKL yang disiapkan oleh pemerintah. Sedangkan zona kuning yakni zona yang tadinya terlarang, namun jadi boleh pada waktu tertentu.

"Zona hijau lokasinya ada di Pasar Atas Baru (PAB), tapi memang terbatas. Makanya disiapkan juga zona kuning. Zona kuning itu boleh digunakan berdagang, tapi ada syarat waktunya, jadi tidak sebebas zona hijau," jelas Totong.

Penertiban yang dilakukan kali ini difokuskan terlebih dahulu untuk PKL yang ada di kawasan Alun-Alun Kota Cimahi. Termasuk juga dengan penertiban parkir yang melanggar.

"Bertahap, sekarang yang di Alun-Alun dulu. Kalau sekaligus, mesti dipikirkan juga tujuan relokasinya. Kalau parkir itu otomatis, mungkin akan ditata biar tidak terlalu bikin macet dan mengganggu pejalan kaki," jelasnya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X