Unjani Terima Bantuan Bus dari Anggota DPR RI

- 27 Desember 2019, 19:26 WIB
Anggota DPR RI, Agung Budi Santoso (kiri) menyerahkan bantuan bus sekolah untuk Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), yang diterima langsung Rektor Unjani, Mayjen TNI Witjaksono, di Kampus Unjani Kota Cimahi Jalan Terusan Sudirman, Jumat (27/12/2019).

ANGGOTA DPR RI asal daerah pemilihan Kota Bandung dan Kota Cimahi, Agung Budi Santoso menyerahkan bantuan bus sekolah untuk Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani). Penyerahan diterima langsung Rektor Unjani, Mayjen TNI Witjaksono, di Kampus Unjani Kota Cimahi Jalan Terusan Sudirman, Jumat (27/12/2019).

"Ini merupakan program dari Pemerintah Pusat dalam hal ini adalah Kementrian Perhubungan. Di tahun 2018 mulai kita bahas, jika untuk tahun 2019 ini kita anggarkan pemberian bantuan bus untuk sekolah. Tentunya saya di komisi 5 waktu itu, dan sekarang saya di komisi 2 harus memperjuangkan. Saya tahu pasti di Cimahi masih banyak sekolah yang membutuhkan bantuan bus sekolah ini," ujar Agung ditemui usai kegiatan.

Menurut Agung, bantuan bus sekolah ini disampikannya kepada pemerintah sebagai aspirasi dari anggota DPR RI daerah pemilihan Kota Bandung dan Kota Cimahi untuk mengambil program ini ke daerah pemilihannya.

"Sebetulnya ada 10 bus yang diusulkan, tapi diberi lima bus, Alhamdulillah. Lima ini kita bagi, tiga di Bandung yakni Universitas Nurtanio, SMA PGI 2, dan SMAN 14. Dan dua lagi di Cimahi, yakni Unjani dan SMKN 2. Secara bertahap kita berikan," beber Agung.

"Tadi pagi kita ke Universitas Nurtanio untuk memberikan bantuan bus ini, dan 2 sudah diberikan ke SMA PGI 2 Bandung dan SMAN 14 Bandung. Satu lagi menunggu setelah anak-anak masuk sekolah," sambungnya.

Dikatakan Agung, dengan bus sekolah ini tentunya bisa menunjang kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah yang bersangkutan.

"Kami berharap kepada sekolah-sekolah yang diberi bantuan ini untuk mau merawat dan mengoperasikan bus ini. Sehingga pemanfaatanya akan terus maksimal," terangnya.

Dengan adanya bantuan bus ini, kata Agung, pihaknya ingin menepis stigma jika anggota DPR RI tidak bekerja dan hanya tidur saat rapat.

"Tentunya ini menjadi jawaban kepada masyarakat, mohon maaf jika saya salah, sepertinya selalu melihat DPR RI dari sisi negatif. Tapi masih banyak anggota DPR yang mau bekerja dan banyak berupaya untuk mewujudkan aspirasi dari daerah pemilihannya, walapun memang tidak semua aspirasi dapat kita wujudkan. Sebab kita harus melihat program dari pemerintah pusat, dan kesiapan daerah," bebernya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X