Tragis, Legenda Sepak Bola Turki Hakan Sukur Jadi Sopir Online di Amerika Serikat

- 15 Januari 2020, 02:08 WIB
Hakan Sukur memilih menjadi pengemudi Uber di Amerika Serikat. /Fadeaway World

LEGENDA sepak bola Turki, Hakan Sukur kini hidup dalam pengasingan di Amerika Serikat (AS). Ia pun terpaksa menjadi pengemudi supir online Uber di negara maju tersebut.

Kehidupannya berubah drastis gara-gara berlawanan politik dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Hakan Sukur tercatat mencetak gol tercepat dalam sejarah Piala Dunia. Hal itu pada laga perebutan tempat ketiga melawan Korea Selatan di Piala Dunia 2002. Pertandingan baru berjalan beberapa detik saat bek Korsel melakukan blunder dan bolanya berhasil direbut Sukur.

Dirinya kemudian membawa bola sebelum melepaskan tendangan ke gawang Korsel. Hanya dalam hitungan detik, saat hampir semua pemain dari kedua tim belum menendang bola, Sukur sudah membawa Turki unggul 1-0. Gol yang kian berarti karena Turki tampil sebagai pemenang ketiga usai mengalahkan Korsel 3-2.

Sukses di Piala Dunia menjadikan Sukur sebagai legenda sepak bola Turki. Dirinya tidak hanya pernah menjadi kapten tim nasional yang memiliki caps 112. Mantan striker Galatasaray ini juga menorehkan 51 gol yang mengantarkannya sebagai top scorer sepanjang masa Turki.

Hanya, kehidupannya berubah drastis saat pensiun, Sukur kemudian terjun ke dunia politik dengan menjadi anggota AKP atau Partai Pengembangan dan Keadilan (Justice and Development Party). Karier politik pria berusia 48 ini memang sempat meroket setelah terpilih sebagai anggota parlemen.

Namun Sukur kemudian mengambil sikap berseberangan dengan pemerintah Turki. Bahkan pada Februari 2016 Sukur dituduh memaki Presiden Erdogan di Twitter.

Beberapa bulan kemudian, eks pemain Inter Milan ini ditangkap dengan tuduhan anggota Pergerakan Gulen yang dianggap sebagai organisasi teroris di Turki. Dituding terlibat dalam kudeta yang gagal, Sukur pun memilih kabur dari negaranya.

Halaman:

Editor: H. D. Aditya


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X