Puluhan Klub Moge Berkomitmen Dukung Program Pemkot Bandung

- 18 Januari 2020, 08:21 WIB
/Humas Pemkot Bandung

PULUHAN klub motor gede (moge) siap bersinergi untuk mendukung program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Komitmen tersebut dikukuhkan dalam acara Bikers Bandung Bersatu yang digagas oleh Harley Club Bandoeng (HCB) di Hotel Savoy Homan, Jalan Asia Afrika, Jumat (17/1/2020) malam.

Ketua Panitia Pelaksana Bikers Bandung Bersatu, Marwan M. Ali Rahman mengatakan lebih dari 500 bikers datang sebagai perwakilan se-Bandung Raya. Selain itu, turut hadir juga para pehobi moge dari sejumlah daerah di Jawa Barat.

Marwan menambahkan, para bikers ini berkomitmen untuk mendukung program Pemkot Bandung, terutama yang berkaitan dengan peningkatan bidang pariwisata. Salah satunya yakni program "Kang Pisman" (Kurangi Pisahkan Manfaakan) dalam meminimalisir sampah.

"Acara ini semata-mata mengajak seluruh pecinta motor besar khususnya di Kota Bandung untuk bersatu mendukung program Wali Kota Bandung, Kang Oded. Kami undang 32 klub motor besar dan beberapa klub motor kecil lainnya. Sengaja kami undang tidak dibeda-bedakan," kata Marwan.

Menurutnya pada kegiatan silaturahmi tersebut, ikut meramaikan sekitar 500 Harley-Davidson dan motor besar lainnya. Terlebih kegiatan tersebut diinisiasi oleh bikers muda HCB.

Lebih lanjut Marwan menuturkan, acara Bikers Bandung Bersatu tak lantas mendefinisikan klub motor di Kota Bandung tercerai berai. Justru kegiatan ini menjadi penguat bagi para pehobi kendaraan roda dua ini semakin solid.

Dengan kekompakan inilah, Marwan mengajak kepada para biker untuk bahu-membahu ikut mendorong program Pemkot Bandung. Sebagai contohnya, membuat Kota Bandung sebagai kota wisata yang semakin menyedot perhatian banyak wisatawan.

"Mungkin selama ini ada kesan motor gede arogan, maka kita bangkitkan semangat sosial dan peduli lingkungan," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap HCB dapat berkolaborasi dengan Pemkot Bandung, untuk ikut mensosialisasikan Kang Pisman di masyarakat.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X