Petugas Gabungan Susuri Lokasi Penemuan Pohon Ganja di Kawasan Gunung Guntur

- 20 Januari 2020, 20:03 WIB
Kasi KSDA Wilayah V Garut Dodi Arisandi

BALAI Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Garut membenarkan penemuan ladang ganja berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Guntur. Petugas dari KSDA bersama TNI dan Kepolisian pun kembali menyusuri kawasan tersebut pada Senin (20/1/2020).

Kepala Seksi KSDA Wilayah V Garut, Dodi Arisandi mengatakan, penelusuran dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan masih ada ladang lainnya di kawasan tersebut.

"Kemungkinan masih ada ladang lain. Makanya kami pun ingin memastikan dengan melakukan penelusuran," ujarnya saat ditemui di kantor KSDA Wilayah V Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kabupaten Garut, Senin (20/1/2020).

Menurut Dodi, terkait pelaku yang menanam pohon ganja merupakan kewenangan pihak kepolisian untuk proses penyelidikan. Bisa saja pelakunya (penanam ganja) masih merupakan orang sekitar karena tahu lokasi.

"Lokasinya (penemuan ganja) sangat sulit dikases. Masih jarang manusia yang menjamah kawasan tersebut," ucapnya.

Dodi menyebutkan, luas kawasan Taman Wisata Alam (TWA) itu sekitar 250 hektare. Pihaknya akan mengintensifkan patroli untuk mematau kawasan tersebut sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak sampai terulang.

"Aktivitas wisata akan diaktifkan. Bersama masyarakat akan menjaga kawasan TWA itu termasuk dari perburuan," katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, anggota TNI dari Koramil 1111 Tarogong dan Polsek Tarogong Kaler menemukan ladang ganja yang ditanam di kawasan Gunung Guntur, tepatnya di blok Cileungsing, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Penemuan ladang ganja tersebut berawal dari laporan warga yang pulang berburu di kawasan Gunung Guntur dan menemukan tanaman yang dicurigai mirip pohon ganja. Selanjutnya, warga tersebut melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X