PRA Arief : Keberadaan Kesultanan Selaco Merusak Sejarah dan Tak Terdaftar di FSKN

- 20 Januari 2020, 23:13 WIB

SULTAN Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat menilai keberadan Kesultanan Selaco (Selacau) telah merusak sejarah.

Bahkan menurut Ketua Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) ini, Kesultanan Selaco tidak terdaftar di FSKN.

"Kesultanan Selaco telah merusak sejarah kerajaan di Indonesia, apalagi pimpinannya yang bernama Rohidin mengaku sebagai keturunan ke-9 dari Kerajaan Padjadjaran era kepemimpinan Raja Surawisesa," ungkap PRA Arief Natadiningrat yang dikonfirmasi galamedianews.com melalui pesan singkat WA, Senin (20/1/2020).

Menurut PRA Arief, Raja Surawisesa itu hidup di abad 15, jadi sudah 500 tahun sampai sekarang. Siklus manusia per 100 tahun itu empat (4)00.orang yaitu buyut, kakek, ayah dan anak.

"Jadi kalau 500 tahun, ya ada 20 orang. Jadi harusnya kerurunan yang ke 20, jadi kalau keturunan yang ke 9 itu terlalu dekat, jadinya aneh," ujarnya.

PRA Arief pun meminta semua pihak menaham diri sambil menunggu penyelidikan oleh pihak berwenang mengenai kebwradaan Kesultanan Selaco tersebut. PRA Arief pun mekinta maayarakat dan pihak Kesujtanan Selaco untuk belajar lagi tentang sejarah Kerajaan Pajajaran.

"Siapapun berhak mengaku keturunan raja apa, kerajaan apa atau kesultanan apa. Tapi harus diimbangi dengan pengetahuan tentang sejarah kerajaan di Nusantara," tambahnya.

Sebelumnya masyarakat digemparkan dengan kemunculan Kerajaan Agung Sejagad di Jawa Tengah dan Sunda Empire di Kota Bandung. Belum selesai masalah ini muncul Kesultanan Selaco atau Selacau Tunggul Rahayu berdiri di Kampung Nagara Tengah, Desa Cibungur, Kecamatan Parung Ponteng, Tasikmalaya. Kon kesultanan ini sudah berdiri sejak tahun 2004 lalu.

Kesultanan Selaco berada dalam sebuah kompleks dengan bangunan dominan warna hijau dan ornamen warna emas. Terdapat juga beberapa prasasti dan makam para leluhur di kompleks istana. Kesultanan Selaco didirikan Raden Rohidin Patra Kusumah (40) dengan gelar Sultan Patra Kusumah VIII warga asli Kampung Nagara. Rohidin mengaku sebagai keturunan ke-9 dari Kerajaan Padjadjaran era kepemimpinan Raja Surawisesa.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X