Banjir Bandang dan Kebakaran Landa Dua Kecamatan di Sukabumi

- 21 Januari 2020, 09:51 WIB
ilustrasi /dok

BENCANA banjir dan kebakaran terjadi di dua tempat berbeda di Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/1/2020). Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, tapi bencana banjir akibat tanggul bendungan jebol di hantam banjir bandang di Dusun Bantarjati RT 037/009,Desa Sindang Sari, Kecamatan Jamoang tengah menyebabkan puluhan kepala keluarga harus mengungsi.

Wartawan PR, Ahmad Rayadie melaporkan, tanggul sepanjang sepuluh meter dengan ketinggian dua meter jebol usai hujan deras sehari sebelumnya. Akibatnya, belasan hektar lahan pertanian terendam banjir bandang. Banjir bandang setinggi lutut orang dewasa, meredam sepanjang malam hari.

"Tanggul bendungan jebol mengakibatkan air sungai Sindamg Resmi meluap sehingga meredam pemukiman warga," kata warga Bantarjati, Sodikin.

Sodikin mengatakan, warga terpaksa mengevakuasi seluruh barang berharga di tempat aman. Sedangkan tanaman padi yang masih berumur dua bulan diperkirakan hanyut tersapu banjir bandang.

Sementara kebakaran yang terjadi di Kampung Cimamundu, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak menghanguskan pabrik sapu ijuk. Peristiwa kebakaran yang membuat panik warga, diduga karena kelalaian salah seorang karyawannya.

Menurut keterangan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, saat karyawan akan membuka pengikat tali rapia dengan menggunakan korek api merembet hingga bahan sapu ijuk lainnya.

"Alhasil hanya sekejap tidak hanya bahan ijuk yang mudah terbakar. Tapi bangunan pabrik ikut hangus terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa," kata Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasional, BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.

Daeng mengatakan petugas dan rewalawan tidak hanya melakukan assesmen. Tapi melakukan pendataan kerugian yang diderita akibat bencana kebakaran ini.

"Kami pun melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Penyebab hingga besaran kerugian masih belum diperoleh. Karena petugas Kepolisian masih melakukan penyelidikan," katanya.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X