'Gebrak' Bakal Optimalkan Pemberantasan Rentenir

- 21 Januari 2020, 17:50 WIB

MARAKNYA bank emok atau bank keliling yang menjerat masyarakat di berbagai daerah membuat prihatin para pelaku koperasi serta Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, bank emok atau bank keliling itu biasanya mengatas namakan lembaga koperasi, baik yang memiliki badan hukum atau yang tidak.

Bank emok biasanya memberlakukan suku bunga yang tinggi dalam menerapkan pinjaman kepada masyarakat. Meski tahu risiko meminjam ke bank emok, masyarakat tak memiliki pilihan karena terdesak kebutuhan.

Untuk memberantas sistem rentenir tersebut, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar dan alumni Ikopin membuat suatu gerakan yang dinamakan Gerakan Berantas Rentenir Melalui Koperasi (Gebrak).

Tim Ahli Jabar Juara Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jabar, DR. Merdi Hajiji, SE, MSi, yang juga alumni Ikopin mengatakan, latar belakang dibentuknya gebrak tersebut adalah memberantas rentenir yang merupakan masalah sosial.

"Gebrak Jabar Juara diharapkan sebagai upaya masyarakat dan pemerintah untuk mencegah, mengedukasi dan melakukan pendampingan kepada masyarakat," tutur Merdi saat ekspos Gebrak Jabar Juara di ruang rapat Iyan Muchtar Kantor Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jabar, Jln. Soekarno-Hatta, Bandung, Selasa (21/1/2020).

Sedangkan visi dan misi GebrakJabar Juara, menurut Merdi, adalah untuk mewujudkan Jawa Barat bebas rentenir melalui koperasi. Serta menjadi gerakan masyarakat dalam menghadapi rentenir.

Adapun tugas dari Gebrak adalah melakukan sosialisasi, edukasi, advokasi, melaporkan dan kolaborasi. Hal tersebut tentunya akan berjalan bila dilakukan beberapa pendekatan penanganan kepada masyarakat. Yaitu pendekatan edukasi, pendekatan pemberdayaan, pendekatan gerakan sosial dan pendekatan advokasi.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar, Kusmana Hartadji mengungkapkan, dengan ada Gebrak tersebut diharapkan bisa meminimalisir rentenir yang meresahkan masyarakat. Serta bisa mengedukasi masyarakat akan bahayanya rentenir.

"Kami sangat berterima kasih kepada kawan-kawan dari alumni Ikopin yang mau bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dalam hal memberantas rentenir yang dialami masyarakat," kata Kusmana.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X