Klarifikasi Atur Khotbah Jumat, Kemenag Kota Bandung: Itu Baru Wacana Bukan Instruksi

- 22 Januari 2020, 14:46 WIB

SETELAH sebelumnya beredar berita akan diaturnya isi khotbah Jumat oleh Kementerian Agama, Yusuf Umar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung langsung mengklarifikasi berita yang sudah beredar tersebut.

Dalam rilis yang diterima galamedianews.com, Rabu (22/1/2020), Yusuf Umar menegaskan, mengatur isi khotbah itu baru sebuah wacana yang akan dia  komunikasikan ke Wali Kota Bandung, MUI, FKUB, dan ormas Islam lainnya.

Ia mengakui, bahwa wacana tersebut merupakan inspirasi dari penyampaian cerita oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi, pada kunjungannya ke Abu Dhabi.

"Jadi tidak ada instruksi dari Menteri Agama mengenai pengaturan isi khutbah Jumat dan wacana yang saya sampaikan ini pun akan dilaksanakan apabila disetujui oleh semua pihak dan dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat. Apabila tidak tentunya wacana ini tidak akan dilaksanakan," ungkapnya.

Alasan disampaikannya wacana tersebut, ia mengakui bahwa hal ini merupakan upaya untuk menangkal paham radikalisme dan menjaga toleransi umat beragama di Kota Bandung.

"Sebagai ASN Kementerian Agama, saya memiliki tugas dan kewajiban untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadahnya dan pada hakikatnya kebijakan pemerintah dibuat untuk kemaslahatan masyarakat," tuturnya.

Kembali disampaikannya bahwa keterangan yang diambil oleh para awak media tersebut adalah keterangan pada kegiatan Bandung Menjawab dalam bahasan Parade Lintas Agama yang akan dilaksanakan di Kota Bandung pada tanggal 15 Februari 2020.

"Kegiatan yang dilaksanakan ini pun merupakan salah satu upaya pemerintah Kota Bandung dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kota Bandung, dan saya sangat mendukung kegiatan ini dilaksanakan," jelasnya.

Akhir dari penyampaiannya, Yusuf Umar, menghaturkan permohonan maafnya apabila wacana tersebut menimbulkan kegaduhan di masyarakat, dan untuk selanjutnya ia akan mengkaji ulang wacana tersebut dengan mengkonsultasikannya ke berbagai pihak terkait.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X