Terminal Leuwipanjang Dibangun Tiga Lantai Tahun Ini

- 23 Januari 2020, 08:40 WIB
Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Cucu Mulyana bersama Wali Kota Bandung, Oded M Danial /Humas Setda Kota Bandung

KEMENTERIAN Perhubungan Republik Indonesia segera membangun Terminal Leuwipanjang Kota Bandung. Saat ini, pembangunan hanya menunggu proses serah terima aset dari Pemkot Bandung ke pemerintah pusat tuntas.

Bagian dari proses serah terima, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menerima Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Cucu Mulyana di Balai Kota Bandung, Rabu (22/1/2020).

Pada kesempatan itu, Cucu Mulyana menandatangani berita acara serah terima aset untuk ditandatangani Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna selaku Pengguna Anggaran. Setelah serah terima tersebut selesai, maka proses pembangunan bisa dilanjutkan.

"Karena kami tidak bisa melakukan proses lelang dan sebagainya kalau asetnya belum diserahkan kepada kami," ujar Cucu dalam rilis yang diterima galamedianews, Kamis (23/1/2020).

Ia mengungkapkan, Dirjen Perhubungan Darat telah mengantongi 143 terminal tipe A yang sudah diserahkan dari pemerintah daerah untuk dikelola. Dari jumlah tersebut, baru 46 terminal yang sudah memiliki desain.

"Fisiknya, yang sudah dialokasikan anggarannya di tahun 2020 baru 16 terminal, termasuk terminal Leuwipanjang," beber Cucu.

Ia menambahkan, revitalisasi Terminal Leuwipanjang akan membutuhkan biaya sebesar Rp80 miliar. Namun, pada tahun 2020 baru dianggarkan sekitar Rp25 miliar.

"Tahun 2021 kita penuhi kekurangannya. Sekarang masih dalam pembahasan pagu kebutuhan," imbuhnya.

Terminal Leuwipanjang rencananya akan dibangun menjadi tiga lantai. Lantai pertama khusus dirancang untuk operasional terminal, seperti kedatangan dan keberangkatan penumpang. Lantai kedua, didesain untuk area komersial dan fasilitas penunjang, seperti kios-kios kuliner dan oleh-oleh.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X