Tiga Kader Demokrat Direncanakan Ikut Penjaringan Balon Wakil Bupati Bandung

- 23 Januari 2020, 16:51 WIB
/dok

TIGA orang kader Partai Demokrat berencana akan mengambil formulir pendaftaran bakal calon Bupati/Wakil Bupati Bandung, untuk ikut serta pada konstalasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Kabupaten Bandung 2020. Tiga orang tersebut yakni Deni Zaelani, Doni Mulyana, dan Indra Azis.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, H. Endang mengatakan, untuk sementara baru tiga kader yang berencana mendaftarkan diri dan ikut penjaringan. Kendati demikian, ketiga kader tersebut belum memberikan jadwal pengambilan formulir pendaftaran tersebut.

Sesuai kesepakatan koaliasi dengan PKS Kabupaten Bandung yang akan mengusung Gun Gun Gunawan sebagai balon Bupati Bandung, Partai Demokrat hanya membuka pendaftaran sebagai bakal calon Wakil Bupati Bandung. Kesepakatan posisi ini dinilai ole Endang sangat wajar, karena Partai Demokrat hanya mendapat 5 kursi di parlemen, sedangkan PKS 10 kursi.

"Karena sudah ada kesepakatan, kami hanya membuka pendaftaran bakal calon Wakil Bupati saja. Ini pun sudah disepakati hingga tingkat DPD dengan kedua partai. Kalau misal ada perubahan di DPP, ya itu bukan hal yang aneh lagi," ujar Endang di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kabupaten Bandung, Komplek Taman Kopo Katapang, Kec. Katapang, Kab. Bandung, Kamis (23/1/2020).

Endang menuturkan, berkoalisinya Partai Demokrat dengan PKS dikarenakan ada kesamaan visi dan misi dalam perubahan Kabupaten Bandung. Oleh karena itu, kedua partai tersebut berkomitmen memberikan warna baru pada Pilkada 2020 mendatang.

Menurut Endang, Partai Demokrat sebetulnya sudah berkomunikasi dan berkonsolidasi dengan partai politik lainnya. Namun, ia mengklaim komunikasi paling romantis hanya dengan PKS.

"Awal sudah berkomunikasi dengan semua partai. Tapi setelah kami koalisi dengan PKS, kami belum komunikasi dengan partai lain. Tapi kami tidak menutup kemungkinan akan berkoalisi dengan partai lainnya. Kami juga membuka pintu untuk partai lain yang ingin berkoalisi," ungkapnya.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X