RSUD Al Ihsan Buka Posko Kesehatan Virus Corona

- 26 Januari 2020, 16:45 WIB
/prfmnews

RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Al Ihsan Jawa Barat membuka posko kesehatan untuk mewaspadai penyebaran novel coronavirus 2019 nCov.

Wakil Direktur Pelayanan Medik Penunjang dan Keperawatan RSUD Al Ihsan, dr. Hadri Pramono MARS mengatakan, posko mulai dibuka sejak Senin (17/1/2020) lalu dan akan melayani masyarakat setiap hari.

"Ini adalah inisiatif kami untuk masyarakat. Nanti di posko ada dokter dan perawat yang stand by 7x24 jam. Posko akan buka sampai ada pemberitahuan selanjutnya dari Kemenkes bahwa masa kewaspadaan corona virus berakhir," terangnya saat dihubungi via telepon seluler, Kota Bandung, Minggu (26/1/2020).

Menurutnya, posko bernama Pusat Informasi dan Krisis Center Novel Corona Virus RSUD Al Ihsan ini didirikan di depan pintu masuk instalasi gawat darurat (IGD). Posko tersebut berfungsi sebagai tes penyaringan (screening), pusat informasi, serta krisis center virus flu misterius yang saat ini sedang mewabah di Cina.

Nantinya, setiap pasien dan keluarga pasien dengan keluhan seperti demam, batuk pilek, disertai sulit bernapas, akan thermal screener. "Alatnya seperti pistol yang ditempelkan di kulit untuk mengukur suhu tubuh," katanya.

Dikatakannya jika alat mendeteksi panas badan seseorang di atas 38 derajat, maka yang bersangkutan akan dipisahkan dari kelompok yang lain lalu ditanyai oleh tim dokter tentang riwayat perjalanan sebelumnya.

"Kalau panas badannya di atas 38 derajat, pasti itu penyebabnya virus. Nanti dokter akan nanya apakah baru-baru ini pulang dari Cina, Singapura, atau negara yang sudah terjangkit lainnya," ujarnya.

Lebih jauh, jika misalnya pasien pernah ada riwayat perjalanan ke negara terjangkit, maka rumah sakit akan menetapkan pasien sebagai suspect coronavirus lalu dimasukkan ke ruangan khusus yang telah disediakan.

"Kami punya satu ruangan khusus dengan tekanan negatif, jadi udara di dalam ruang isolasi tetap steril dan tidak akan mengontaminasi ke luar," katanya.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X