Wabah Corona semakin Menyebar, Masjid al Aqsho Akan Ditutup

- 16 Maret 2020, 08:12 WIB

DAMPAK virus corona kemana-mana, seperti sosial, ekonomi dan ternyata hingga menyentuh kegiatan keagamaan seperti halnya kegiatan salat berjamaah di masjid.

Dilaporkan, salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona, Masdjid Al Aqsa dan Kubah Batu di Yerusalem akan ditutup. Demikian dinyatakan otoritas terkait, Minggu waktu setempat.

Namun, jamaah masih diperbolehkan untuk melakukan shalat di ruang terbuka di kompleks tempat paling suci ketiga bagi Muslim tersebut.

"Departemen wakaf telah memutuskan untuk menutup tempat shalat dalam ruangan di masjid berkah Al Aqsa sampai ada pemberitahuan lebih lanjut sebagai langkah pencegahan untuk menghindari penyebaran virus Corona. Shalat akan dilakukan di ruang terbuka masjid Aqsa," kata direktur masjid Al Aqsa, Omar Kiswani kepada Reuters dikutif republika.co.id Senin (16/3).

Sementara itu Israel dan Palestina menunjukkan kekompakan untuk melawan virus corona. Israel telah mengunci akses ke kota Betlehem, sedangkan Palestina menutup Gereja Betlehem selama dua minggu. Gereja ini ditutup pada Kamis (5/3/2020) dan diperkirakan sampai 20 Maret.

"Kami telah memutuskan untuk mencegah masuknya wisatawan dalam jangka waktu 14 hari, dan mengimbau hotel di semua kota untuk tidak menerima warga negara asing," kata Menteri Pariwisata Palestina Rula Maayah pada AFP dikutif kompas.com.

Langkah ini ditempuh setelah pihak berwenang Palestina mengatakan ada sembilan kasus infeksi virus corona di daerah Betlehem di selatan Yerusalem.

Pada Jumat (6/3/2020) diumumkan keadaan darurat 30 hari dan pembatalan pertemuan besar. Dilansir dari kantor berita AFP, kasus infeksi virus corona di Palestina kini berjumlah 16.

"Semua warga Israel dan Palestina dilarang memasuki atau meninggalkan kota," kata Kementerian Pertahanan Israel dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP.

Sejumlah kasus juga telah diidentifikasi di antara pekerja hotel. Ajang-ajang olahraga akbar dan pertemuan besar lainnya langsung dibatalkan. Sekolah, universitas, dan masjid di Betlehem juga ditutup pada Kamis, dan Marathon Palestina yang dijadwalkan pada 27 Maret, ditunda.

Halaman:

Editor: Rosyad Abdullah


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X