Kanselir Jerman: Corona Tantangan Terbesar Setelah Perang Dunia II

- 23 Maret 2020, 06:56 WIB

Kanselir Jerman yang telah berlangsung lebih dari 14 tahun, Angela Merkel berbicara langsung dengan publik melalui televisi. Biasanya pidato seperti ini hanya dilakukan pada tahun baru, sehingga ini kali pertama ia berbicara langsung dengan publik.

Dalam pidatonya pada Rabu (18/3/2020) malam di Berlin, Jerman, Kanselir Angela Merkel meminta semua orang di Jerman untuk membantu memerangi penyebaran virus corona.

"Ini serius. Anda juga harus mengangap ini serius," kata Merkel dalam pidato televisi kepada publik Jerman dikutif vivanews.com.

"Sejak Perang Dunia Kedua, tidak ada tantangan bagi negara kita yang sangat membutuhkan solidaritas kita," ujar Merkel.

Pada saat yang sama, kanselir juga meyakinkan bahwa "negara akan terus berfungsi, pasokan (kebutuhan pokok) tentu saja akan terus diamankan dan kami akan mempertahankan kegiatan ekonomi sebanyak mungkin."

Sempat beredar perdebatan tentang kemungkinan Jerman untuk memberlakukan jam malam seperti di negara-negara Uni Eropa lainnya. Pemerintah Jerman sebelumnya menegaskan bahwa kanselir tidak akan mengumumkan langkah-langkah pengamanan baru. Ia lebih menekankan alasan untuk melakukan pembatasan dalam kehidupan sehari-hari.

Merkel mengatakan bahwa sebagai negara demokratis, segala keputusan politik akan dilakukan secara terbuka dan dikomunikasikan dengan efektif. Ia menekankan bahwa campur tangan pemerintah federal dan negara bagian dalam kehidupan banyak orang dapat memengaruhi "citra diri (sebagai negara) demokratis."

Namun dalam situasi ini, Merkel mengatakan "ada pembatasan-pembatasan yang tidak pernah ada sebelumnya di Republik Federal (Jerman)," ujar Merkel, sambil menekankan bahwa pembatasan ini diperlukan untuk mencegah penyebaran virus yang cepat dan bahaya yang ditimbulkannya.

Halaman:

Editor: Rosyad Abdullah


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X