Dipicu Dua Faktor Baru, Gelombang Kedua Wabah Virus Corona Kembali Ancam Cina

- 25 Maret 2020, 03:03 WIB
/dailymail

Media pemerintah Negeri Tirai Bambu, Global Times  mengingatkan gelombang kedua wabah Covid-19 atau virus corona kini mengintai Cina. Dikutip dari DailyMail kemarin, celah dalam proses pemindaian dan masa karantina bagi mereka yang tiba dari luar negeri disebut sebagai pemicu gelombang kedua wabah corona kali ini.

Peringatan muncul saat Provinsi Hubei di mana kota episentrum wabah bermula Wuhan bersiap mengakhiri dua bulan masa karantina. Ada juga laporan pasien lokal corona setelah lima hari dinyatakan nol kasus. Pemicu eskalasi sebaran virus lainnya adalah para pembawa virus yang tidak menunjukkan gejala apa pun.

Laporan South China Morning Post, dokumen pemerintah mengungkap satu dari tiga pasien positif corona masuk klasifikasi silent carrier atau pembawa virus tanpa gejala. Fakta lainnya meski Wuhan menyatakan nol kasus tapi angka ini tidak termasuk jumlah silent carrier. Tanpa data jelas "penyebar virus" dalam kelompok tersebut dikhawatirkan menjadi bom waktu.

Baca Juga: Selingkuh ke Italia, Suami Mendadak Positif Corona Istri Bingung..

Menyusul tekanan publik, komisi kesehatan Wuhan kemarin menyatakan mereka yang termasuk silent carrier wajib menjalani karantina selama 14 hari. Mereka terdeteksi lewat data orang terdekat pasien dan kluster infeksi yang terverifikasi.

Baca Juga: Kompetisi Liga Top Dunia Lumpuh Kecuali di Negara Ini

Pakar penyakit menular, Larry William Chang kepada Global Times menyebut gelombang kedua wabah corona di Cina menjadi tak terelakkan hingga vaksin benar-benar ditemukan. 

"Tapi dengan tes intensif, penelusuran kontak terdekat dan isolasi sebaran gelombang kedua corona ini bisa dikendalikan," paparnya. Cina mencatat ada 350 "kasus impor" corona. Mereka merupakan warga yang kembali dari berbagai negara seperti Inggris, Spanyol dan Italia.

Halaman:

Editor: Mia Fahrani


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X