Pemkot Tasikmalaya Akan Jadikan Gedung di Dua Kampus sebagai Tempat Isolasi

- 25 Maret 2020, 18:50 WIB
Pihak kampus Unsil Tasikmalaya bersama tim Satgas Covid 19 Kota Tasikmalaya saat komunikasi dan dilanjut dengan melakukan survey lokasi di Mugarasari Kota Tasikmalaya.

LANGKAH untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya. Pemerintah setempat berencana menjadikan dua gedung kampus untuk ruang isolasi pasien Covid-19. Hal itu dilakukan karena keterbatasan ruang isolasi di rumah sakit yang dijadikan rujukan.

"Dua tempat sudah kita komunikasikan untuk ruang isolasi. Satu ada gedung Universitas Perjuangan dan satu gedung rusunawa Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya yang keduanya berada di wilayah Kecamatan Tawang," kata Wali Kota Tasikmalaya H. Budi Budiman usai konferensi pers, di halaman Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (25/3/2020). 

Dikatakan Budi, ruang untuk isolasi itu akan sangat kurang ketika terjadi lonjakan pasien positif di Kota Tasikmalaya. Meski setiap rumah sakit di Kota Tasikmalaya sudah diperintahkan untuk menyediakan ruang isolasi untuk pasien Covid-19.

Dua gedung lokasi yang rencananya akan digunakan isolasi itu, kata Budi, cukup jauh dari area permukiman warga, sehingga relatif aman. Pemkot akan melakukan komunikasi dengan pihak kampus usia meninjau dua lokasi tersebut.

Diharapkan Budi, warga dapat menerima kebijakan Pemkot langkah tersebut dengan bijak. Sebab, kebijakan yang diambil pemerintah adalah untuk kepentingan bersama. 

"Mudah-mudahan harapan kita semua di Kota Tasikmalaya jangan sampai meledak. Kalau terjadi ledakan yang harus diisolasi kita harus mampu menanganinya sendiri," katanya.

Pihaknya menghimbau warga untuk mematuhi arahan pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk sementara berdiam diri di rumah. Sebab, pergi ke luar rumah akan lebih berpotensi tertular Covid-19 dan menambah kasus positif. Sebab, tenaga dan peralatan medis yang ada di Kota Tasikmalaya  sangat terbatas. Jika pasien melonjak, tenaga medis akan kesulitan melayani.

Dikonfirmasi terpisah Biro Umum dan Keuangan (BUK) Universitas Siliwangi Tasikmalaya Drs Nana Sujana M.Si menyebutkan, pihak kampus bersama tim Satgas Covid 19 Kota Tasikmalaya sempat komunikasi dan dilanjut dengan melakukan survey lokasi.

"Tadi (Rabu (25/3/2020) petang, red) sebetulnya dari satgas covid- 19 Kota Tasikmalaya survey terkait untuk lokasi karantina yang disinyalir ODP. Kebetulan di kampus 2 Universitas Siliwangi Tasikmalaya yang lokasinya di Mugarsari ada bangunan Rusunawa yang belum digunakan bisa dijadikan alternatif tempat selama KLB ini," katanya.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X