Covid-19 Mewabah, KSPSI Jawa Barat Desak Pemerintah Liburkan Buruh

- 26 Maret 2020, 06:11 WIB
ilustrasi /dok

KONFEDERASI Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat meminta pemerintah untuk segera mengeluarkan kebijakan meliburkan buruh/pekerja selama tanggap darurat bencana Covid-19.  Hal itu menyikapi penyebaran virus corona (covid-19) yang semakin meluas. Hal itu membuat buruh semakin ketakutan.

"Pemerintah melarang ada perkumpulan/ kerumunan orang-orang, mengharuskan social distandcing (jaga jarak), menyuruh bekerja dirumah (work from home). Tapi di sisi lain pemerintah membiarkan jutaan buruh sampai hari ini bekerja di pabrik dengan wabah virus corona yang begitu cepat penyebarannya," ujar Roy Jinto Ketua KSPSI Jabar kepada wartawan PR, Novianti Nurulliah, Rabu (25/3/2020).

Menurutnya, pemerintah mengabaikan nasib jutaan bahkan puluhan juta buruh yang sampai saat ini masih bekerja tidak diliburkan perusahaan.

"Oleh karena itu kami keluarga besar KSPSI Jawa Barat mendesak pemerintah untuk segera mengambil keputusan untuk meliburkan buruh sebelum terlambat jangan buruh jadi korban karena investasi," pintanya.

Roy mengatakan, pemerintah harus melindungi segenap tumpah darah bangsa Indonesia termasuk buruh yang masih bekerja tidak diliburkan/dirumahkan. Pasalnya, kalau ada satu buruh yang terpapar virus corona maka semua buruh yang di pabrik itu rentan terkena. Karena di pabrik tidak bisa social distancing.

"Dan selama pekerja/buruh diliburkan/dirumahkan perusahaan wajib bayar upah secara penuh 100% sesuai surat edaran Menakertrans RI nomor 5 tahun 1998. Jangan sampai buruh mengambil sikap turun ke jalan karena suaranya tidak didengar pemerintah," tuturnya.

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X