Nilai Tukar Rupiah Menguat Didorong Stimulus dari Pemerintah di Tengah COVID-19

- 26 Maret 2020, 17:47 WIB

NILAI tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis menguat, didorong stimulus dari pemerintah di tengah wabah Virus Corona baru atau COVID-19.

Rupiah ditutup menguat 195 poin atau 1,18 persen menjadi Rp16.305 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.500 per dolar AS.

"Banjirnya stimulus yang digelontorkan pemerintah menjadi sentimen positif bagi mata uang Garuda sehingga dapat mengangkat kembali kepercayaan diri investor untuk mengumpulkan aset berisiko, seiring dengan harapan perlambatan ekonomi akibat COVID-19 dapat dibatasi," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Pemerintah telah menggelontorkan beberapa stimulus yang sudah diumumkan sebelumnya dan dikuatkan dengan Keputusan Presiden (Keppres), seperti bantuan langsung tunai dan insentif jeda satu tahun untuk cicilan.

Dari eksternal, pelaku pasar dengan cemas menunggu paket stimulus 2 triliun dolar AS untuk mengimbangi dampak ekonomi dari pandemi COVID-19. Namun, sudah ada indikasi bahwa beberapa negara bagian AS akan membutuhkan lebih banyak uang untuk pasokan medis, karena sistem perawatan kesehatan berjuang untuk mengatasinya.

Gedung Putih dan para pemimpin kongres mengatakan mereka telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) stimulus besar-besaran untuk menghalau perlambatan ekonomi yang disebabkan oleh wabah COVID-19.

Sementara itu, klaim pengangguran mingguan AS yang dijadwalkan pada hari Kamis diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar satu juta, jauh di atas puncak jumlah pengangguran sebelumnya yang terlihat selama krisis keuangan global lalu.

Beberapa analis mengatakan klaim pengangguran bahkan bisa melebihi satu juta karena perusahaan diperkirakan akan cepat mengurangi pekerja.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat di posisi Rp16.205 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp16.205 per dolar AS hingga Rp16.350 per dolar AS.

Halaman:

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X