Nadiem Makarim Akui Pembelajaran Daring Miliki Tantangan Besar

- 27 Maret 2020, 09:41 WIB

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengakui tantangan pembelajaran daring dalam darurat Covid-19 sangat besar. Dalam situasi yang tidak mudah ini, tidak semua pembelajaran daring yang dilakukan sekolah akan optimal.

"Memang tidak semua daerah punya akses smartphone ataupun koneksi internet yang baik. Jadi ini merupakan suatu hal yang menantang. Tetapi kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama ke depan memastikan sekolah bisa menyelenggarakan pembelajaran daring," ungkap Nadiem.

"Saya yakin dengan gotong royong antara semua pihak, kita dapat melalui masa sulit ini bersama-sama," ujarnya.

Lebih lanjut Nadiem menjelaskan, masyarakat dapat mengakses laman khusus terkait dengan penanganan Covid-19 di sektor pendidikan dan kebudayaan melalui laman https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id/.

"Masyarakat dapat menemukan berbagai aplikasi pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di rumah. Kemudian ada surat edaran, panduan, serta kumpulan informasi, video, dan infografik yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19," kata Nadiem.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Harris Iskandar mengimbau para Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) membuat aturan lebih detail tentang metode pembelajaran di rumah selama masa pandemik Covid-19.

Perlu ada penekanan kembali dari Kadisdik agar metode belajar di rumah tidak hanya terpaku pada capaian akademik ataupun fokus pada kemampuan kognitif saja. Guru dan orang tua juga harus memberikan pendidikan yang bermakna, termasuk memahami pandemik Covid-19.

"Harus disampaikan ke anak sehingga dia paham. Berikan pendidikan yang bermakna," ujarnya.

Menurut Harris, perlu kreativitas guru dan orangtua dalam mengekplorasi cara belajar anak. Terlebih, karena banyak kendala fasilitas teknologi dan koneksi internet. "Kami sarankan pendidikan kecakapan hidup untuk dieksplorasi, sehingga tidak harus belajar secara daring," ujar Harris.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X