Petugas Rescue Dapat Bantuan Asupan Vitamin dari Yayasan Kebaikan Umat

- 17 April 2020, 15:19 WIB

IKUT membantu tingkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi, Yayasan Kebaikan Umat menyumbangkan vitamin, hand sanitizer dan masker pada Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung. Bantuan diserahkan Ketua Yayasan Kebaikan Umat, Ferdi Ligaswara kepada Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana, Jumat (16/4/2020).

"Saya dan kita tahu anggota rescue kerjanya enggak mengenal waktu, sangat heriok bukan katanya tapi faktanya. Saya juga pernah memdapingi mereka bertahun tahun," ujar Ferdi yang pernah menjawab sebagai Kepala Bakesbangpol dan Diskar PB Kota Bandung ini.

Selain Diskar PB, pihaknya juga akan menyumbangkan barang serupa untuk anggota Dishub Kota Bandung, Satpol PP, petugas kebersihan, Satlantas dan juga korban banjir.

"Sekarang kita dahulukan dulu anggota Diskar PB, setelah itu ke Dishub, Satpol PP, petugas kebersihan dan anggota lalu lintas," ungkapnya.

"Saya bangga kepada para rescue ini, jangan lihat nilainya. Kami atas nama Kebaikan Umat melakukan hal ini tidak konteks Covid-19 banyak hal insyaallah kita lakukan," sambungnya.

Bantuan yang diberikan berupa 15 dus vitamin, 600 hand sanitizer dan 600 masker. Dalam waktu dekat pihaknya juga akan menyediakan buka puasa.

Sementara Kepala Diskar PB Kota Bandung, Dadang Iriana mengatakan, selama pandemi ini pihaknya melakukan penyemprotan jalan-jalan protokol dan tetap siaga dalam menanggulangi bencana. Petugas rescue, ujarnya, membutuhkan alat pelindung diri (APD).

"Petugas Diskar PB memerlukan APD untuk melindungi petugas yang bertugas di lapangan. Karena mereka banyak bersentuhan dengan masyarakat, sehingga sangat rentan terpapar Covid-19," ujar Dadang.

Selama ini, kata Dadang, petugas hanya mengunakan baju standar, masker dan disemprot dengan disinfektan, sebelum dan setelah bertugas di lapangan. Ia pun berharap para petugas di lapangan bisa mendapatkan vitamin secara rutin, untun menambah daya tahan mereka.

Halaman:

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X