Social Sellers Bandung Gerakkan Perekonomian di Tengah Pandemi

- 22 April 2020, 14:03 WIB

TAK bisa dipungkiri, selama satu dekade terakhir, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) telah menjadi penopang perekonomian tanah air. Namun, merebaknya pandemi Covid-19, menjadi pukulan keras bagi sektor ini. Tetapi hal ini bukan menjadi halangan bagi para pegiat UMKM di Indonesia untuk terus berjuang di tengah situasi yang serba tidak pasti ini.

Dalam rilis yang digterima galamedianews, Rabu (22/4/2020), Grab menyebut, sejak menyebarnya virus corona, layanan GrabExpress mengalami peningkatan pengiriman yang dilakukan oleh social seller sebanyak 40%. International Monetary Fund (IMF) dan World Bank juga memperkirakan bahwa perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh positif di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Untuk dapat bertahan dalam masa penuh tantangan ini, pelaku usaha harus beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi lewat strategi baru, terutama para UMKM yang memiliki peran sebagai garda terdepan perekonomian nasional. Strategi tersebut, seperti yang dilakukan oleh para social sellers di Bandung, Surabaya, Makassar, dan Medan yang memanfaatkan teknologi untuk menggerakkan perekonomian kotanya.

Di Bandung, salah satu pelanggan GrabExpress lainnya Fitri Saniatul Hasanah, juga merasa bersyukur karena ia masih bisa menerima pesanan selama pandemi ini. Fitri memiliki bisnis makanan, Vidikitchen sempat khawatir bisnisnya akan terkena imbas dari situasi yang sulit ini.

“Menurut saya bisnis makanan adalah bisnis yang sangat sensitif terlepas dari adanya pandemi ini atau tidak. Jika kita lalai dalam menjaga kebersihan, nama baik brand kitalah yang menjadi taruhannya.” jelas Fitri.

Oleh karena itu, ia selalu berusaha untuk memastikan kebersihan dapur dan peralatan masaknya selama ini. Akan tetapi saat pandemi ini menyebar di Indonesia, Fitri mengaku ia sempat berpikir untuk menutup usahanya untuk sementara waktu.

“Tapi saya sadar bahwa ada orang lain yang nasibnya bergantung kepada saya, contohnya pegawai saya dan juga pengemudi GrabExpress yang membantu mengirimkan makanan untuk pelanggan saya,” ujar Fitri.

Fitri merasa terbantu dengan Kirim ke Banyak Tujuan & Banyak Pemesanan Sekaligus, dimana ia bisa mengirimkan hingga ke 5 alamat dalam 1 pesanan dan memesan hingga 10 mitra pengemudi dalam waktu yang bersamaan. Fitur ini menurutnya membantunya untuk dapat menghemat waktu dan mengirimkan pesanan dengan lebih cepat.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi mengatakan, di masa yang sulit seperti saat ini, berhenti berusaha bukalah jawaban.

Halaman:

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X