Bupati : Penyaluran Bantuan Sembako Melalui Warung Kecil Bisa Angkat Ekonomi Rakyat

- 23 April 2020, 20:10 WIB
Kupon bantuan sembako bagi masyarakat Pangandaran yang terdampak Covid-19 yang dikeluarkan Pemkab Pangandaran.

BANTUAN sembako melalui kupon bagi masyarakat Pangandaran yang terkena dampak Covid-19 yang digelontorkan Pemkab Pangandaran berbuah polemik.

Bantuan sembako melalui kupon tersebut yang diambil dari dana APBD Kabupaten dalam penukaranya disetiap warung diduga ada indikasi pemainan dengan pihak distributor yang mendrop bahan sembako.

Terkait adanya dugaan tersebut, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata membantah jika kupon bantuan sembako ada campur tangan distributor selaku pendrop bahan sembako.

"Justru saya memberikan ini kepada tiap-tiap warung kecil yang ditunjuk sebagai penyedia sembako itu, agar ekonomi kerakyatan di Pangandaran berjalan dengan baik. Pertukaran uang terjadi dari penerima bantuan melalui kupon yang ditukar dengan sembako dari warung yang ditunjuk oleh kami, sehingga keuntungan bagi warung kecil ada, artinya disana ada saling menguntungkan. Kalau mau kerjasama dengan pihak distributor, udah aja saya terima. Tapi buat apa?, Tujuan saya dalam pembagian sembako melalui kupon kewarung warung kecil itu kepentingannya saling menguntungkan, baik bagi penerima bantuan maupun bagi warung warung kecil yang ditunjuk agar ekonomi kerakyatan di Pangandaran harus tetap berjalan," jelas Jeje kepada wartawan Kamis (23/4/2020).

Jeje menegaskan, jika ada permainan maupun kecurangan di bawah terkait pengadaan sembako segera laporkan pada bupati langsung.

"Biar masyarakat tahu jika ada yang bermain dalam kesempatan mencari untung bagi dirinya sendiri disaat kita saat ini bersama sama melawan dalam penyebaran virus Corona di Pangandaran ini, malah ada segelintir orang misalnya yang memanfaatkan, maka akan saya panggil dan akan saya tindak," katanya.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X