Seorang Perawat di Garut Positif Terinfeksi Corona

- 29 April 2020, 21:46 WIB
ilustrasi

PUSAT Kesehatan Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut akhirnya ditutup selama 14 hari. Hal dilakukan menyusul adanya seorang perawat terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, Rabu (29/4/2020) malam.

Seorang perawat yang dinyatakan positif Covid-19 diketahui setelah keluarnya hasil test swab dari Laboratorium Provinsi Jawa Barat.

"Selanjutnya perawat akan dilakukan isolasi di RSUD dr. Slamet Garut. Tim gugus tugas aka menjemputnya," ucapnya.

Ia menuturkan, selain melakukan penutupan sebagai upaya pencegahan, seluruh pegawai Puskesmas Cisurupan pun diminta melakukan isolasi mandiri dan melakukan rapid test. Terlebih mereka yang saat bertugas pernah kontak dengan perawat tersebut.

"Tim gugus tugas sudah diintruksikan untuk melakukan rapid test pada seluruh pegawai dan keluarga," katanya.

Helmi mengaku, langkah-langkah pencegahan penyebaran covid-19 dilakukan dengan cepat. Yang mana akan dilakukan rapid test menyeluruh dan serta penyemprotan disinfektan secara massal.

Editor: Lucky M. Lukman


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X