Bupati Putuskan Pemudik yang Memaksa Datang ke Pangandaran untuk Diisolasi Mandiri

- 30 April 2020, 17:11 WIB
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata (baju oranye) usai launcing isolasi mandiri di aula terbuka SMPN 2 Padaherang Kabupaten Pangandaran, Kamis (30/4/2020).

BUPATI Pangandaran Jeje Wiradinata hari ini secara resmi memberlakukan isolasi mandiri Covid-19 bagi warga Pangandaran yang memaksa mudik.

Penyampaian pemberlakuan isolasi mandiri tersebut setelah launcing isolasi mandiri yang berlangsung di gedung terbuka SMPN 2 Negeri Padaherang. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran gugus tugas tingkat kecamatan, BPBD,serta para pejabat tingkat SKPD dan gugus tugas tingkat kabupaten Pangandaran, Kamis (30/4/2020).

Bupati menyampaikan, Pangandaran saat ini mulai menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar atau PSBB yang pemberlakuannya bagi para pemudik yang bandel atau memaksakan untuk pulang kampong. Sebab itu, terlebih dahulu mereka harus dikarantina atau diisolasikan di tempat yang sudah disediakan selama 14 hari.

Lebih jauh Jeje menyebutkan, bahwa di hari pertama pemberlakuan isolasi mandiri di wilayah Kabupaten Pangandaran  saat ini sudah ada dan diisi oleh 38 orang pemudik atau Orang Dalam Pantauan (ODP), yang menempati tempat isolasi dari berbagai kota di Tanah Air.

Bupati juga memastikan jumlah tersebut pasti bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

Sementara itu, Camat Kecamatan Padaherang yang juga Pembina Gugus Tugas Penanganan Penanggulangan Percepatan Covid-19, Kustiman mengatakan, untuk Kecamatan Padaherang di hari pertama pemberlakuan isolasi mandiri ini, sebanyak14 orang atau 14 ODP yang mudik dari berbagai kota di Jabotabek, terdiri atas 8 orang laki-laki dan 6 perempuan. “Mereka semua sudah menempati ruang isolasi di masing masing desa,” tegasnya.

Ia menyebutkan, launcing isolasi khusus pemudik di wilayah Kecamatan Padaherang oleh Bupati Pangandaran bertujuan memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19 dari para pemudik yang datang ke wilayah kabupaten tersebut.

Halaman:

Editor: Efrie Christianto


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X