Pemerhati dan Penggiat Sosial Minta Tempat Isolasi Harus Manusiawi

- 1 Mei 2020, 13:03 WIB

PEMERINTAH Kabupaten Pangandaran sudah memberlakukan penerapan sosial bersekala besar (PSBB) pasca pemerintah pusat memperpanjang pencegahan penyebaran Covid-19.

Hal itu diterapkan Pemkab Pangandaran kepada para pemudik yang datang dari berbagai kota di Indonesia. Jika para pemudik tetap memaksakan untuk pulang kampung masuk ke Pangandaran saat menjelang idulfitri, para pemudik harus diisolasi terlebih dahulu selama 14 hari.

"Dengan adanya larangan bagi para pemudik untuk pulang kampung, masyarakat meminta kepada Pemkab Pangandaran untuk tetap memperhatikan tempat isolasi atau karantina mandiri bagi para pemudik harus benar-benar bersih sehat dan harus diperlakukan manusiawi," ungkap Suryana Pemerhati dan Pegiat Masalah Soal Kabupaten Pangandaran, Jumat (1/5/2020).

Ia menambahkan, jika memang tempat karantina bagi para pemudik diadakan Pemkab Pangandaran, tempat karantina atau tempat isolasi itu harus memenuhi standar hidup yang layak dan manusiawi.

"Jangan sampai apa yang saya dengar, di tempat karantina hanya diberi tikar saja, itu tidak wajar apalagi mereka dikarantina cukup lama hingga 2 minggu," katanya.

Lebih jauh Suryana menjelaskan, jika masyarakat pemudik yang pulang kampung tadi, berhak untuk mendapatkan kehidupan yang layak seperti yang telah tertuang dan dijamin oleh undang undang.

Editor: Kiki Kurnia


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X