Pemkab Ciamis akan Usulkan PSBB Lanjutan Secara Parsial

- 17 Mei 2020, 07:24 WIB
Bupati Ciamis Bersama Forkompinda saat melakukan rapat melalui Video Conference dengan Gubernur Jawa Barar Ridwan Kamil

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Ciamis mengusulkan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lanjutan secara parsial yang nantinya akan diajukan melalui pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk diteruskan ke Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya saat memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Ciamis terkait menanggapi hasil evaluasi PSBB se-Jawa Barat bertempat di ruang Operation Room Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Sabtu malam (16/5/2020) kemarin.

"PSBB serentak di Jawa Barat akan berakhir 19 Mei 2020, dari hasil evaluasi, Sabtu (16/5/2020) PSBB per-Kabupaten/Kota dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Ciamis berada di Level 3 (Cukup Berat) Persebaran Kewaspadaan Covid-19. Direkomendasikan untuk diberlakukan PSBB secara Parsial," ungkap Bupati Ciamis Herdiat Sunarya minggu (17/5/2020).

Menanggapi hasil tersebut Pemkab Ciamis akan memberlakukan PSBB secara parsial dengan memfokuskan wilayah yang sudah ada kasus terkonfirmasi positif. Di antaranya di Kecamatan Pamarican dan Banjarsari serta dilakukan di wilayah yang masyarakatnya padat penduduk.

"Pengawasan migrasi penduduk akan terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dini Covid-19," jelasnya.

Herdiat menambahkan, untuk menyukseskan PSBB ini perlu kerja sama antara aparat dari mulai level RT, RW, Kadus, Camat dalam mengawasi Orang Dalam Pantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Pelaku Perjalanan (OPP).

Editor: Brilliant Awal


Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X